Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ibu Hamil dan Menyusui Tetap Bisa Berpuasa

📅 Jumat, 24 Mar 2023, 19:22 WIB | Oleh:
Ibu Hamil dan Menyusui Tetap Bisa Berpuasa Doc: Muhamad Ma'rup
Ket. Dokter Konselor Laktasi dan Tumbuh Kembang Bayi, Ameetha Drupadi, dalam Media Talk Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), di Jakarta, Jumat (24/3).

JAKARTA - Dokter Konselor Laktasi dan Tumbuh Kembang Bayi, Ameetha Drupadi, mengatakan ibu hamil dan menyusui tetap bisa berpuasa. Meski begitu ada keringanan utamanya untuk ibu menyusui yang usia bayinya di bawah enam (6) bulan karena bayi masih dalam masa ASI eksklusif.

"Jadi, ibu hamil dan ibu menyusui tetap bisa mengikuti puasa Ramadhan selama mereka mampu dan tidak ada ancaman kesehatan bagi dirinya dan bayi yang ada dalam kandungan," ujar Ameetha, dalam Media Talk Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), di Jakarta, Jumat (24/3).

Dia menerangkan, tubuh ibu menyusui akan tetap memproduksi ASI sama seperti saat sedang tidak puasa. Untuk ibu hamil, berkurangnya jumlah asupan kalori yang dikonsumsi selama berpuasa tidak akan membuat perbedaan yang signifikan terhadap perkembangan bayi dalam kandungan.

Amertha menambahkan dalam hukum Islam terdapat keringanan berpuasa/rukhsoh bagi ibu hamil dan ibu menyusui. Keduanya diperbolehkan tidak berpuasa dengan alasan kesehatan baik bagi sang ibu maupun bayinya.

"Ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan oleh mereka selama menjalankan ibadah puasa baik saat sahur dan berbuka agar tetap sehat terutama pemenuhan gizi seimbang," jelasnya.

Dia menyarankan, beberapa tips untuk tetap lancar menyusui dengan memaksimalkan pumping dan menyusui di malam hari. Penting juga menjaga asupan nutrisi dan makanan saat sahur dan berbuka puasa, mencukupi kebutuhan air dengan minum air putih 1,5-2 liter/hari, istirahat yang cukup, dan segera berhenti berpuasa jika dirasa sudah tidak memungkinkan.

Ameetha menuturkan sebaiknya baik ibu hamil maupun ibu menyusui melakukan konsultasi terlebih dahulu sekaligus memeriksakan diri ke dokter kandungan. Hal tersebut intuk memastikan kondisi yang aman untuk berpuasa.

"Bila memang diperbolehkan untuk berpuasa, ada syarat yang harus dijalani, yaitu tetap mampu memenuhi kebutuhan nutrisi, baik bagi diri sendiri maupun janin yang dikandung dan bayi yang masih dalam masa ASI," tandasnya.

Plt. Asisten Deputi Pemenuhan Hak Anak atas Kesehatan dan Pendidikan KemenPPPA, Anggin Nuzula Rahma mengatakan ibu hamil dan ibu menyusui membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Balita yang tidak diberikan ASI ekslusif sejak lahir memiliki risiko stunting sebesar 4,8 kali dibandingkan dengan balita yang diberikan ASI ekslusif sejak lahir.

"Hal ini juga menunjukkan betapa pentingnya mempersiapkan seribu hari pertama kehidupan anak dengan sebaik-baiknya. Oleh karena itu, dalam kondisi berpuasa ini, ibu hamil dan ibu menyusui harus memperhatikan hal-hal terkait kesehatan dan pemenuhan nutrisi terbaik bagi ibu dan bayi," terangnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Perum Bulog Percepat Penyaluran Bantuan Pangan di Depok

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Megapolitan
Perum Bulog Percepat Penyal...
Megapolitan
Tangerang 10K Jadi Pintu Ma...
Megapolitan
102 Ribu Warga Depok Segera...

Insiden Kapal Virgo: 1 Penumpang Meninggal, 125 Dalam Pencarian

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Insiden Kapal Virgo: 1 Penu...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.