Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Muhadjir Tekankan Kerja Sama Lintas Sektor dalam Tangani 'Stunting'

📅 Kamis, 23 Mar 2023, 06:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Muhadjir Tekankan Kerja Sama Lintas Sektor dalam Tangani 'Stunting' Doc: kemenkopmk.go.id

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy, menekankan perlunya kerja sama lintas sektor untuk mendukung penangananstuntingdan kemiskinan ekstrem.

"Kolaborasi dan kerja sama menjadi kunci penting penangananstuntingdan kemiskinan ekstrem, semua pihak harus bahu membahu untuk menuntaskan masalahstuntingdan kemiskinan ekstrem," kata Muhadjir usairoadshowPercepatan PenurunanStuntingdan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem secara virtual di Jakarta, Selasa (21/3).

Menko PMK mengatakan, keterlibatan seluruh pemangku kepentingan dalam penangananstuntingdan kemiskinan ekstrem sangat diperlukan agar dapat mencapai target yang telah ditetapkan.

"Kami kembali mengingatkan bahwa keterlibatan pemerintah daerah, swasta, organisasi sosial kemasyarakatan, TNI/Polri, akademisi dan seluruh lapisan masyarakat sangat diperlukan untuk bersama-sama mendukung upaya penurunan prevalensistuntingdan penghapusan kemiskinan ekstrem," kata dia.

Menko PMK juga kembali mengingatkan mengenai pentingnya optimalisasi penggunaan dana desa untuk penangananstunting, kemiskinan ekstrem, dan ketahanan pangan.

"Anggaran dana desa yang sudah ada di tiap desa diharapkan bisa dimaksimalkan. Karena sudah jelas prioritasnya, yakni untuk penangananstunting, kemiskinan ekstrem, dan ketahanan pangan," ungkap dia.

Muhadjir mengatakan, Kemenko PMK terus berkoordinasi dengan seluruh pemerintah daerah yang ada di Indonesia terkait upaya penangananstuntingdan kemiskinan ekstrem.

"RoadshowPercepatan PenurunanStuntingdan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem secara virtual terus kami lakukan secara bertahap dengan menyasar seluruh pemerintah daerah," tutur dia.

Roadshowvirtual tersebut, kata dia, bertujuan untuk mendata dan menggali berbagai permasalahan dan kendala dalam penangananstuntingdan kemiskinan ekstrem di masing-masing daerah.

Prevalensistuntingdi Indonesia saat ini berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) adalah 21,6 persen. Sementara pemerintah menargetkan prevalensistuntingbisa turun menjadi 14 persen pada tahun 2024.

Selain itu, pemerintah menargetkan untuk menghapuskan kemiskinan ekstrem dari empat persen atau 10,86 juta jiwa pada tahun 2021 menjadi nol persen pada tahun 2024. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.