Film ‘Everything Everywhere’ dan Tren Penggunaan Bahasa Asing di Hollywood
📅 Minggu, 19 Mar 2023, 13:00 WIB | Oleh: Tim PenulisDengan cara ini, para audiens sudah tidak perlu untuk membaca keseluruhan film tersebut dan para aktor dapat berbicara hanya dengan bahasa Inggris tanpa mengorbankan realisme dari semesta sains fiksi tersebut.
Sudah menjadi hal yang menyegarkan untuk melihat, di beberapa tahun kebelakang ini, banyak produksi film yang berbahasa non inggris dan menggunakan subtitle mendapatkan kesuksesan komersial di tempat yang mayoritas orangnya berbicara bahasa Inggris. Masih ada banyak ruang bagi dunia perfilman untuk fokus terhadap keragaman bahasa dan juga keaslian karakter yang berbicara tanpa mengikutsertakan kiasan-kiasan yang negatif.
Dan saya yakin para audiens tidak akan menolak untuk melihat para kaum Na'vi lagi di film Avatar 3.
_Demetrius Adyatma Pangestu dari Universitas Bina Nusantara menerjemahkan artikel ini dari bahasa Inggris.![]()
Sebaiknya Anda baca juga:
Andrew Cheng, Postdoctoral Researcher, Linguistics, Simon Fraser University
Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!