Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Adhi Karya Optimis Peningkatan Kinerja Berlanjut Pada 2023

📅 Kamis, 16 Mar 2023, 00:01 WIB | Oleh:
Adhi Karya Optimis Peningkatan Kinerja Berlanjut Pada 2023 Doc: Istimewa
Ket. Direktur Keuangan PT Adhi Karya, A.A. G Agung Darmawan menandatangani dokumen disela-sela uji coba moda transportasi Lintas Raya Terpadu (LRT) atau kereta api ringan (Light Rail Transit/LRT di Stasiun LRT City MT Haryono, Jakarta, Rabu (15/3)

JAKARTA- BUMN yang bergerak di sektor konstruksi, PT Adhi Karya Tbk (ADHI) mencatat pendapatan (revenue) 13,5 triliun rupiah pada 2022 atau naik 18 persen dibandingkan periode yang sama pada 2021 yang tercatat sebesar 11,5 triliun rupiah. Perusahaan plat merah itu juga membukukan kenaikan laba sebesar 47 persen menjadi 81,2 miliar rupiah.

Direktur Utama Adhi Karya Entus Asnawi Mukhson usai analyst meeting mengenai kinerja perusahaan tahun 2022 di Jakarta, Rabu (15/3) mengatakan perseroan juga mencatatkan perbaikan leverage dengan total liabilitas yang berkurang dari 34,2 triliun rupiah pada 2021 menjadi 31,2 triliun rupiah pada 2022 atau turun 9 persen.

"ADHI telah berhasil melakukan profiling liabilitas jangka pendek menjadi jangka panjang atas obligasi yang dimilikinya. Ekuitas ADHI juga bertambah dari 5,7 triliun rupiah pada 2021 menjadi 8,8 triliun rupiah pada 2022 atau meningkat 56 persen," kata Entus.

Dengan demikian, terjadi perbaikan rasio leverage dari tahun sebelumnya dengan penurunan Debt to Equity Ratio (DER) total dari 6,05 kali pada 2021 menjadi 3,53 kali pada tahun 2022.

Perbaikan kinerja perseroan tersebut katanya diharapkan berlanjut pada 2023. Pendapatan ditargetkan tumbuh 10 -15 persen, dan laba bersih tumbuh 20- 25 persen. Untuk kontrak baru sampai Februari 2023 mencapai 4,3 triliun rupiah atau tumbuh sebesar 35,5 persen dibandingkan tahun 2022.

Perolehan kontrak baru itu didominasi oleh proyek jalan dan jembatan sebesar 64 persen, gedung 16 persen, sumber daya air 13 persen dan sisanya berasal dari proyek energi, properti, anak usaha lainnya.

Uji Coba LRT

Usai analyst meeting, jajaran direksi ADHI juga mengajak analis dan para jurnalis menguji coba moda transportasi Lintas Raya Terpadu (LRT) atau kereta api ringan (Light Rail Transit/LRT) yang seluruh konstruksinya dikerjakan oleh Adhi Karya.

Entus dalam kesempatan itu menjelaskan target pengoperasian moda angkutan massal tersebut diharapkan mulai beroperasi pada Juli tahun ini.

Selanjutnya, LRT akan diintegrasikan dengan Kereta Cepat Jakarta-Bandung sehingga akan beroperasi secara teadu pada Agustus tahun ini.

Uji coba yang dilakukan meliputi sistem sinyal dengan melibatkan 10 rangkaian kereta LRT. Kelak pada saat beroperasi penuh, LRT yang beroperasi akan mencapai 27 rangkaian.

Entus menjelaskan investasi yang sudah dihabiskan untuk pembangunan LRT tersebut mencapai 24 triliun rupiah. Namun angka tersebut diperkirakan akan bertambah melalui amandemen yang diajukan Adhi Karya karena ada pekerjaan tambahan di luar rencana awal.

LRT diperkirakan akan mengangkut 400 ribu penumpang per hari jika sudah beroperasi secara penuh. Pada tahap awal diperkirakan target penumpang tersebut belum akan tercapai karena masyarakat dalam proses penyesuaian dengan moda transportasi yang serba otomatis tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.