Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Ngawi Gelontorkan Rp1,8 Miliar Revitalisasi Rumah Eks-Kepatihan

📅 Jumat, 20 Feb 2026, 17:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Ngawi Gelontorkan Rp1,8 Miliar Revitalisasi Rumah Eks-Kepatihan Doc: Antara
Ket. Sejumlah pegiat seni melakukan latihan tari di bangunan eks-Kepatihan Ngawi di Jalan Patiunus Ngawi, Jatim, Jumat (20/2) yang akan direvitalisasi dengan melibatkan Dinas PUPR untuk pelestarian cagar budaya.

Ngawi - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi, Jawa Timur mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,8 miliar pada tahun ini untuk merevitalisasi bangunan kompleks rumah eks-Kepatihan Ngawi di Jalan Patiunus Kelurahan Ketanggi yang bernilai sejarah.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Ngawi Kabul Tunggul Winarno di Ngawi, Jumat (20/2), mengatakan revitalisasi akan dilakukan oleh Dinas PUPR setempat.

"Proses revitalisasi akan melibatkan Dinas PUPR. Hal itu karena dinas tersebut yang mengetahui teknis konstruksinya, sebab ini merupakan bangunan cagar budaya," ujar Kabul Tunggul kepada wartawan.

Menurutnya selain Dinas PUPR, kajian teknis proses revitalisasi rumah Kepatihan Ngawi sebelumnya juga melibatkan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur. Harapannya proses revitalisasi tersebut adalah mengembalikan posisi bangunan Rumah Kepatihan seperti pada saat dulu digunakan.

Adapun, Rumah Kepatihan tersebut merupakan bangunan rumah peninggalan Patih Pringgokusumo yang merupakan tokoh penting dalam sejarah Kepatihan (Kadipaten) Ngawi. Rumah tersebut diperkirakan dibangun pada tahun 1839, hampir sama dengan Benteng Van Den Bosch atau Benteng Pendem Ngawi.

Bangunan rumah joglo dan lahan seluas 2,01 hektare tersebut, saat ini telah berstatus milik Pemkab Ngawi setelah berhasil diambil alih dari para ahli waris.

Pada tahun 2023, tahapan pemugaran Cagar Budaya Rumah Kepatihan Ngawi dilakukan mulai dari studi kelayakan, DED, dan kajian teknis. Kini pelaksanaan pemugaran atau revitalisasi akan dilakukan di tahun 2026 setelah molor dari rencana awal tahun 2024.

Like, Share, Comment:

Komentar (1)

Budi Wahyono
Budi Wahyono
23 Feb 2026, 01:11 WIB.

Cagar budaya pernah ada pusat pemerintahan kab Ngawi memberikan manfaat : Pengetahuan sejarah ke generasi sekarang akan datang. Budaya arsitektur rumah adat sebagai musium Wisata yang perlu dijaga.

Balas
Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Nasional
MTQ Nasional XXXI Dibuka, M...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.