Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Upaya Menekan Inflasi, Kelompok Wanita Tani di Biak Menanam Cabai

📅 Rabu, 08 Mar 2023, 20:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Upaya Menekan Inflasi, Kelompok Wanita Tani di Biak Menanam Cabai Doc: ANTARA/HO-Humas Prokompinda
Ket. Kelompok wanita tani di Kampung Wari dan Waromi Distrik Biak Utara Kabupaten Biak Numfor sedang menyiapkan sayuran habis dan tanaman cabai.

Biak - Upaya menekan inflasi. Pemerintah Kabupaten Biak Numfor,Papua menggalakkan pengembangan tanaman cabai di berbagai kampung dilakukan dua kelompok wanita tani distrik Biak Utara untuk memenuhi kebutuhan pangan lokal khususnya dalam menekan laju inflasi.

"Upaya menanam cabai bersama warga Biak Numfor untuk meningkatkan produksi cabai guna menjaga kestabilan harga di pasaran," ujar Bupati Biak Numfor Herry Ario Naap dalam keterangan di Biak, Rabu.

Ia mengharapkan, gerakan menanam cabai di masyarakat dan kantor-kantor akan terus dilakukan Pemkab Biak Numfor karena menjadi program pemerintah daerah.

"Gerakan menanam cabai ini penting sebagai salah satu upaya memanfaatkan potensi di masyarakat. Minimal dari kegiatan menanam cabai bisa memenuhi kebutuhan keluarga," pesan Bupati Herry Ario Naap.

Dikatakan Bupati Herry, gerakan penanaman cabai yang dilakukan bentuk sebuah komitmen Pemkab Biak Numfor dengan mengoptimalkan setiap potensi dan peluang di masyarakat untuk dikelola sebagai sumber pendapatan.

"Menjadi harapan kita melalui gerakan tanam cabai dapat meningkatkan produksi dan menjaga ketersediaan cabai yang merata sepanjang tahun," harapnya.

Ia mengharapkan, kalau bisa Biak Numfor ke depan yang bisa memenuhi permintaan dari daerah-daerah lainnya di Provinsi Papua.

"Ini bisa terwujud yang penting kita konsisten mengembangkannya," ujarnya.

Sebelumnya, dua kelompok wanita tani distrik Biak Utara yakni Kampung Wari menanam 4.800 bibit cabai di atas lahan 40 meter X 20 meter dengan menanam cabai dilakukan Plt Asisten 1 Sekda Biak Semuel Rumaikeuw.

Sedangkan kelompok wanita tani Kampung Waromi melakukan penanaman bibit cabai sebanyak 6.000 bibit pada luas lahan satu hektare atau 100 meter X 100 meter dilakukan bersama dengan Kepala Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah Gunadi.

Pantauan ANTARA, Rabu pukul 17.00 WIT harga cabai rawit di pasar Biak terjadi peningkatan harga dari sebelumnya Rp40 ribu hingga Rp50 ribu/Kg saat ini meningkat sebesar Rp70 ribu/Kg.

Sekadar diketahui, untuk beberapa jenis komoditi pertanian dan peternakan di Kabupaten Biak Numfor sudah bisa surplus dan telah dilakukan pengiriman ke beberapa daerah di Papua di antaranya, telur ayam, jahe, dan daging babi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Kepala Bapanas: Stok Beras ...

Jakarta Terima Hadiah Ultah Mencapai Rp22,2 Triliun

44 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Terima Hadiah Ultah...
Ekonomi
Asik, Sambut Libur Sekolah ...
Megapolitan
Warga Gagalkan Aksi Dua Pen...

Kerukunan dan Kebebasan Beribadah Patut Disyukuri

52 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kerukunan dan Kebebasan Ber...
Megapolitan
Siswa Bermasalah Tak Layak ...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.