Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Terjaganya Lapisan Es Menjaga Bulan Tetap pada Posisinya

📅 Rabu, 08 Mar 2023, 06:25 WIB | Oleh:
Terjaganya Lapisan Es Menjaga Bulan Tetap pada Posisinya Doc: Istimewa

Di masa depan, Bulan akan semakin menjauh dari Bumi, didukung dengan semakin tingginya arus pasang surut akibat mencairnya es. Jika hal itu terus terjadi masih bisakah Bumi menopang masa depan kehidupan, ketika tidak lagi memiliki Bulan yang ada di dekatnya?

Pada tingkat menjauhnya Bulan yang sangat tinggi saat ini. Bulan tidak mungkin meninggalkan Bumi sepenuhnya. Sebelum Bulan meninggalkan Bumi yang lebih dulu terjadi adalah malapetaka yang terjadi karena adanya perubahan pada Matahari yang akan terjadi pada sekitar 5-10 miliar tahun.

Manusia dan seluruh makhluk hidup jauh pada waktu itu kemungkinan besar telah musnah. Namun, dalam jangka pendek, umat manusia sendiri dapat memainkan peran dalam memperpanjang hari sedikit lebih jauh dengan mengurangi jumlah air yang terkunci di gletser dan lapisan es akibat pencairan yang disebabkan oleh perubahan iklim.

"Es pada dasarnya menekan pasang surut," ungkap David Waltham, seorang profesor geofisika di Royal Holloway, University of London, yang mempelajari hubungan antara Bulan dan Bumi, seperti dikutip dariBBC.

Waltham mencatat, sekitar 600-900 juta tahun yang lalu, ketika planet diperkirakan telah memasuki periode beku yang dikenal sebagai Bumi bola salju, terjadi penurunan dramatis dalam laju menjauhnya Bulan. Dampaknya, bagaimanapun, sulit untuk diprediksi, karena beberapa di antaranya akan dilawan oleh massa daratan yang memantul saat beban lapisan es terangkat darinya, dan komplikasi lainnya.

Secara teori, kumpulan astronot berikutnya yang terbang ke Bulan dengan program Artemis dari NASA mungkin dapat mengatakan bahwa mereka melihat kembali ke planet asal mereka dari jarak yang lebih jauh daripada pendahulu mereka pada program Apollo 60 tahun yang lalu.

Walaupun waktu titik mereka tiba itu sangat berpengaruhi terhadap fenomenanya menjauhnya Bulan dari Bumi. Pasalnya orbit Bulan yang berbentuk lonjong atau elips selama mengelilingi Bumi akan lebih menentukan hal ini. Jarak antara titik terdekat dan terjauh bervariasi sebesar 43.000 kilometer setiap 29 hari. hay/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Perubahan Cuaca Benarkah Dapat Mengakibatkan Infeksi?

34 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perubahan Cuaca Benarkah Da...
Megapolitan
Pembangunan SDM dan Pengemb...

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

42 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Megapolitan
Hadapi Musim Kemarau Panjan...

Kamar Kos Jadi Lokasi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi

52 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kamar Kos Jadi Lokasi Rekon...

Dua Petenis Terus Bersaing Menuju Nomor Satu Dunia

57 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...
Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...
Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...

Pengembangan Produksi Tebu Terus Digencarkan

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pengembangan Produksi Tebu ...
Megapolitan
Kewajiban Warga Menunaikan ...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.