Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pria Bolivia Berhasil Bertahan Hidup dengan Makan Cacing Setelah Tersesat di Hutan Amazon Selama 31 Hari

📅 Minggu, 05 Mar 2023, 21:22 WIB | Oleh:
Pria Bolivia Berhasil Bertahan Hidup dengan Makan Cacing Setelah Tersesat di Hutan Amazon Selama 31 Hari Doc: BBC/Reuters
Ket. Jhonattan Acosta (kanan)

LA PAZ - Seorang laki-laki dari Bolivia beberapa waktu lalu menuturkan bagaimana dia bertahan hidup selama 31 hari setelah dia tersesat di hutan Amazon. Jhonattan Acosta, 30 tahun, terpisah dari keempat temannya saat sedang berburu di Bolivia utara.

Dia mengaku meminum air hujan yang terkumpul di sepatunya dan memakan cacing dan serangga sambil bersembunyi dari binatang jaguar dan peccary, sejenis mamalia mirip babi.

Acosta akhirnya ditemukan oleh regu pencari yang terdiri dari penduduk setempat dan teman-temannya, sebulan setelah dia hilang.

"Luar biasa, saya tidak percaya orang terus mencari begitu lama," kata dia sambil menyeka air mata. "Saya makan cacing, saya makan serangga, Anda tidak akan percaya semua yang harus saya lakukan untuk bertahan hidup selama ini," kata Acosta kepada Unitel TV.

Dia juga memakan buah-buahan liar yang mirip dengan pepaya, yang dikenal secara lokal sebagai gargatea.

"Saya sangat berterima kasih kepada Tuhan, karena dia telah memberi saya kehidupan baru."

Keluarganya mengatakan, mereka masih harus mengumpulkan semua detail tentang bagaimana Acosta tersesat dan bagaimana dia berhasil bertahan hidup. Tetapi, mereka akan menanyakan itu secara bertahap karena Acosta masih terluka secara psikologis akibat pengalaman itu.

Acosta kehilangan berat badan hingga 17 kilogram, mengalami dislokasi pergelangan kaki, dan mengalami dehidrasi ketika dia ditemukan. Tetapi menurut mereka yang menemukannya, dia masih bisa berjalan dengan pincang.

"Saudara saya itu memberi tahu kami bahwa ketika pergelangan kakinya terkilir pada hari keempat, dia mulai mengkhawatirkan nyawanya," kata Horacio Acosta, adik dari Jhonattan Acosta kepada surat kabar Página Siete di Bolivia.

"Dia hanya memiliki satu selongsong peluru di senapannya dan tidak bisa berjalan, dan dia pikir tidak ada yang akan mencarinya lagi," imbuh dia.

Jhonattan Acosta tidak membawa parang atau senter ketika dia tersesat dan harus menggunakan sepatu botnya untuk mengumpulkan air hujan untuk diminum.

Acosta juga memberi tahu kerabatnya bahwa dia sempat bertemu dengan binatang buas termasuk jaguar.

Adik laki-lakinya itu mengatakan bahwa Acosta menggunakan selongsong peluru terakhirnya untuk menakut-nakuti satu kelompok peccary, hewan mirip babi yang ditemukan di hutan hujan Amerika Selatan.

Setelah 31 hari, dia melihat regu pencari berjarak sekitar 300 meter jauhnya. Dengan tertatih-tatih, Acosta menuju ke arah mereka melalui semak berduri. Dia berteriak untuk menarik perhatian tim tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Aksi Jual Saham AI AS Mengguncang Wall Street Gingga Asia

36 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Aksi Jual Saham AI AS Mengg...
Daerah
Polda Jabar Tangkap Tersang...

Penataan Ruang Publik Menyambut HUT DKI Jakarta

46 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Penataan Ruang Publik Menya...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.