Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Berdayakan Masyarakat, Pemkot Medan Dorong Produk UKM Tembus Ekspor

📅 Rabu, 01 Mar 2023, 00:33 WIB | Oleh: Tim Penulis
Berdayakan Masyarakat, Pemkot Medan Dorong Produk UKM Tembus Ekspor Doc: ANTARA/HO-Diskominfo Kota Medan
Ket. Focus group discussion dan pelatihan produk UKM yang layak untuk diekspor di Medan, Sumut, Selasa (28/2/2023).

Medan - Perkuat pemberdayaan masyarakat, Pemerintah Kota Medan, Sumatera Utara, mendorong produk usaha kecil dan menengah (UKM) menembus ekspor guna pemulihan ekonomi usai pandemi Covid-19.

"Dalam pelatihan ini kita menghadirkan nara sumber yang dapat membantu UKM kita go export (tembus ekspor)," ujar Kepala Dinas Koperasi UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kota Medan, Benny Iskandar Nasution di Medan, Selasa.

Sebab, lanjut dia, pihaknya melihat berbagai produk yang dihasilkan oleh UKM dari segi kualitas sudah bagus, namun hanya tinggal kuantitasnya saja.

Hal ini dilakukan sebagai upaya mendukung produk UKM agar naik kelas dan go ekspor sebagaimana visi misi Wali Kota Medan Bobby Nasution.

Pihaknya menggelar focus group discussion dan pelatihan produk UKM layak diekspor diikuti sekitar 200 peserta merupakan pelaku UKM binaan Dinas Koperasi UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kota Medan.

"Makanya itu, kita juga menghadirkan dalam pelatihan ini pihak bank untuk membantu permodalannya," kata dia.

Ia mengatakan, pihaknya akan terus berupaya agar berbagai produk yang dihasilkan UKM Kota Medan diminati oleh negara lain.

Diharapkan melalui focus group discussion dan pelatihan ini dapat memberikan informasi serta pengetahuan yang bermanfaat bagi pelaku UKM untuk menembus pasar ekspor.

Data Dinas Koperasi UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kota Medan menyebut, jumlah UMKM sebanyak27.753unit terdiri atas usaha mikro22.213unit, usaha kecil 5.447 unit, dan usaha menengah 103 unit.

"Jadi nanti bisa ditanyakan bagaimana syarat ekspor, apa saja kendala, kemudahan yang didapat dan bagaimana cara pembayarannya," kata Benny.

Ida Ermayeni, peserta focus group discussion dan pelatihan ini mengatakan akan terus mengembangkan produk UKM melalui inovasi, sehingga bisa dipasarkan keluar negeri.

"Jika ingin produk kita naik kelas, maka pemerintah harus membantu memasarkan keluar negeri sambil memperhatikan pasar domestik," kata Ida yang memiliki produk sirup dari buah jeruk kasturi.

Fahrul Rozi, peserta lainnya mengaku kegiatan ini dapat memberikan pemahaman kepada para pelaku UKM, terutama cara mengekspor suatu produk ke luar negeri.

"Kalau bisa ke depan ada klinik ekspor agar pelaku UKM mengetahui syarat melakukan ekspor produk ke luar negeri," katanya.

Pihaknya juga berharap adanya sinkronisasi antar instansi pemerintah yang memudahkan setiap pelaku UKM untuk pengurusan izin ekspor.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Daerah
Kabut Asap Mengancam Keseha...
Luar Negeri
Utang Meningkat, Rakyat Jep...
Luar Negeri
Iran Ancam Anggap Musuh Sia...
Luar Negeri
Kanada Balas Tarif Trump, S...
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.