Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PDIP Tutup Pintu untuk Bergabung dengan Koalisi Pengusung Anies Baswedan

📅 Kamis, 23 Feb 2023, 21:13 WIB | Oleh:
PDIP Tutup Pintu untuk Bergabung dengan Koalisi Pengusung Anies Baswedan Doc: antarafoto
Ket. Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto

JAKARTA - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menegaskan tidak akan berkoalisi dengan Koalisi Perubahan yang mengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) pada Pemilu 2024.

"Sehingga kami jelas berbeda dengan NasDem, Demokrat, PKS, yang telah mengusung Pak Anies Baswedan," kata Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto di Sekolah Partai PDIP, Jakarta Selatan, Kamis (23/2).

Hasto kembali menyinggung soal capres dari Koalisi Perubahan, Anies Baswedan, yang dianggap sebagai antitesa Presiden Jokowi. Menurut Hasto, PDIP pasti akan berkoalisi, tetapi bukan dengan koalisi yang mengusung antitesa Jokowi.

Dijelaskannya, kepemimpinan Anies Baswedan di DKI Jakarta sudah menunjukkan bahwa tidak ada kesinambungan kebijakan dengan Jokowi. Oleh karena itu, Hasto menilai Anies tidak akan melanjutkan kebijakan Jokowi jika terpilih menjadi Presiden.

"Dari gubernurnya saja sudah antitesa, banyak kebijakan Pak Jokowi yang tidak dilanjutkan. Apalagi nanti kebijakan-kebijakan untuk yang lebih besar. Karena politik ini dimulai dari hal yang lebih kecil," jelas Hasto.

Meskipun demikian, Hasto tetap mengucapkan selamat kepada NasDem, Demokrat, dan PKS yang semakin dekat untuk mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai capres Koalisi Perubahan. "Kami ucapkan selamat ketika NasDem, Demokrat, dan PKS sudah membangun suatu kerja sama politik tersebut dan semakin mengerucut," ujar Hasto.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.