Cerita Hari Valentine, Santo Valentinus yang 'Asli’ Bukanlah Pelindung Cinta
📅 Selasa, 14 Feb 2023, 13:00 WIB | Oleh: Tim PenulisMeski demikian, tidak ada bukti bahwa paus sengaja menggantikan Lupercalia dengan pemujaan pada martir Santo Valentinus yang lebih tenang atau perayaan Kristen lainnya.
Chaucer dan Pasangan Burung Mesra
Kaitan dengan cinta mungkin muncul ribuan tahun setelah kematian martir, ketika Geoffrey Chaucer, penulis "The Canterbury Tales", yang menyebutkan perayaan Februari dari Santo Valentinus sebagai musim kawin burung.
Ia menulis dalam "Parlement of Foules":
Sebaiknya Anda baca juga:
"For this was on seynt Volantynys day.
Whan euery bryd comyth there to chese his make_."
Nampaknya, bagi Chaucer, burung-burung Inggris terbang berpasangan untuk menghasilkan telur pada bulan Februari.
Tak lama, bangsawan Eropa yang menyukai alam mulai mengirimkan surat cinta ketika musim burung kawin.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebagai contoh, Duke of Orleans asal Prancis, yang ditahan di Menara London, menulis kepada istrinya pada Februari 1415 bahwa dia "sudah sakit karena cinta" (yang dia maksud adalah mabuk cinta).
Dan dia memanggil istrinya sebagai "Valentine-nya yang sangat lembut".
Orang Inggris kemudian menyukai konsep perkawinan di bulan Februari.
Dalam drama Shakespeare, Ophelia yang sedang mabuk cinta mengatakan dirinya sebagai Valentine bagi Hamlet.
Pada abad-abad berikutnya, laki-laki dan perempuan Inggris mulai menggunakan 14 Februari sebagai alasan untuk menulis puisi cinta kepada pujaan hati mereka.
Industrialisasi mempermudah ini dengan memproduksi massal kartu-kartu ilustrasi dengan puisi-puisi pujian.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!