Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cerita Hari Valentine, Santo Valentinus yang 'Asli’ Bukanlah Pelindung Cinta

📅 Selasa, 14 Feb 2023, 13:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cerita Hari Valentine, Santo Valentinus yang 'Asli’ Bukanlah Pelindung Cinta Doc: Dnalor 01 (Own work) , CC BY-SA
Ket. Relik Santo Valentinus dari Terni di basilika Saint Mary di Cosmedin.

Lisa Bitel, USC Dornsife College of Letters, Arts and Sciences

Setiap tanggal 14 Februari, banyak pasangan dari segala umur akan saling bertukar kartu ucapan, bunga, cokelat, dan hadiah-hadiah lainnya atas nama Santo Valentinus.

Namun, sebagai sejarawan Kristen, saya bisa mengatakan bahwa perayaan modern ini hanyalah cerita karangan yang indah, karena Santo Valentinus bukanlah seorang pecinta atau pelindung cinta.

Faktanya, Hari Valentine atau Hari Kasih Sayang berawal dari sebuah perayaan keagamaan untuk memperingati tragedi pemenggalan kepala satu atau mungkin dua orang martir Kristen pada Abad ke-3.

Lalu, bagaimana dari pemenggalan kepala berubah menjadi perayaan kasih sayang pada Hari Valentine?

Asal Mula Santo Valentinus

Sumber-sumber kuno menguak bahwa ada beberapa Santo Valentinus yang meninggal pada 14 Februari.

Dua di antaranya dieksekusi pada masa pemerintahan Kaisar Roma Claudius Gothicus pada tahun 269-270 Masehi, ketika persekusi terhadap pengikut Kristen lazim terjadi.

Dari mana kita tahu?

Ini karena sebuah ordo beranggotakan biarawan asal Belgia menghabiskan tiga abad untuk mengumpulkan bukti-bukti atas kehidupan para orang suci dari manuskrip terkenal di seluruh dunia.

Mereka disebut sebagai "Bollandist", diambil dari nama Jean Bolland, seorang akademisi dari ordo Jesuit yang menerbitkan 68 jilid "Acta Sanctorum" atau "Kehidupan Para Orang Suci," pada awal 1643.

Sejak itu, para biarawan melanjutkan penulisan hingga jilid terakhir yang terbit pada tahun 1940.

Mereka menggali setiap informasi terkait para orang suci dalam kalender keagamaan Kristen dan mencetak teks berdasarkan urutan hari raya mereka.

Para Martir Valentine

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.