Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Duo Folk Asal Pontianak, Manjakani Lepas Single Bertajuk Nyali

📅 Selasa, 18 Feb 2025, 18:03 WIB | Oleh:
Duo Folk Asal Pontianak, Manjakani Lepas Single Bertajuk Nyali Doc: Dok. Demajors

JAKARTA - Grup musik folk asal Pontianak, Manjakani merilis single terbarunya bertajuk Nyali bertepatan dengan Hari Kasih Sayang, 14 Februari 2025. Didukung label independent asal Jakarta, Demajors, lagu ini masih dalam rangkaian menuju album penuh kedua Manjakani. 

Setelah “Berlayar” dalam haru biru di bulan November 2024 lalu, Manjakani mengawali tahun 2025 ini dengan Nyali yang ditulis oleh sang gitaris, Muhammad Taufan. Bertemakan cinta, Nyali bercerita tentang kemauan dan upaya seseorang untuk mendapatkan hati orang yang dicintai. Dengan tekadnya, ia ingin membuktikan bahwa ia layak dan pantas untuk dipilih.

Proses rekaman lagu Nyali dilakukan di kota Pontianak. Lagu ini digubah, di-mixing dan diproduseri oleh Ajung Anderson, yang juga bertindak sebagai produser di album pertama, Saura, serta di album kedua nanti. Ia juga mengisi departemen bass dan mengerjakan beberapa bagian sampling lainnya. 

Lagu ini memberi warna baru dari karya-karya Manjakani di album sebelumnya. Menggunakan birama 6/8, Nyali tersusun dengan struktur, easy listening, dan lebih nge-pop. Tetap konsisten dengan unsur kedaerahan, sedikit bumbu lead dan petikan gitar pada bagian interlude muncul dengan pentatonis dayak sekelebat. Melodi lagu serta lirik yang sederhana, memberi kesan ringan dan catchy untuk dinikmati.

Taufan mengatakan bahwa lagu Nyali mewakili orang-orang yang sedang menunggu jawaban akan kepastian sebuah hubungan. 

“Jadi kalau ada yang lagi PDKT, bisa unggah status, mention orang-nya dan pake lagu ini, hehe,” ujar Taufan dalam keterangan tertulisnya, dikutip Selasa (18/2). 

Sementara, Nabilla sang vokalis mengatakan, lagu ini sangat sesuai dengan banyak anak-anak muda dan drama percintaan mereka. 

“Beberapa kali “Nyali” sudah dibawakan saat manggung, banyak penonton yang mulai hafal dan ikut bernyanyi, entah karena merasa relate atau memang karena mereka suka. Harapannya semoga “Nyali” diminati dan mendapatkan pendengar yang lebih luas lagi setelah ini, aamiin,” tutur Nabilla menambahkan.

Manjakani berawal dari pertemuan Taufan dan Nabilla di sebuah institusi pendidikan. Ketertarikan pasangan suami istri ini kepada musik melahirkan kreativitas yang unik. Muhammad Taufan Eka Prasetya dan Nabilla Syafani kemudian melanjutkan proyek musik mereka dengan serius, hingga akhirnya terbentuklah nama Manjakani sebagai duo yang berasal dari kota Pontianak.

Juni 2015, awal perjalanan Manjakani, memberanikan diri untuk tampil membawakan lagu-lagu ciptaan sendiri. Karya-karya Manjakani yang menyajikan harmonisasi manis dari vokal dan permainan gitar akustik yang merdu cukup bisa diterima oleh para pecinta musik di kota asal, Pontianak.

Nama Manjakani sendiri diambil dari nama buah, yang mana kedua personil Manjakani menyukai kata tersebut. Terhitung di tahun 2021, Manjakani telah melepas tiga single beserta video musiknya secara digital, masing-masing berjudul “Asmaraweda”, “Sabda Rindu” dan “Asam Pedas” dimana ketiganya terdapat di dalam album perdana mereka bertajuk Saura.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.