Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Museum Gua Harimau di Ogan Komering Hulu akan Jadi Museum Purbakala Terbesar Kedua di Indonesia Setelah Sangiran

📅 Sabtu, 18 Okt 2025, 15:02 WIB | Oleh:
Museum Gua Harimau di Ogan Komering Hulu akan Jadi Museum Purbakala Terbesar Kedua di Indonesia Setelah Sangiran Doc: ANTARA
Ket. Bupati OKU Teddy Meilwansyah meninjau persiapan peresmian Museum Goa Harimau, Jumat (17/10/2025).

BATURAJA - Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan memiliki museum purbakala terbesar kedua di Indonesia yaitu Museum Goa Harimau yang terletak di Desa Padang Bindu, Kecamatan Semidang Aji.

Bupati OKU, Teddy Meilwansyah di Baturaja, Jumat, mengatakan bahwa museum terbesar kedua di Indonesia setelah Museum Sangiran di Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah ini mulai diresmikan pada Minggu (19/10).

"Peresmian pada akhir pekan nanti rencananya dilakukan langsung oleh Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Fadli Zon," kata Bupati.

Dia mengatakan, saat ini pihaknya sedang melakukan persiapan dalam menyambut Menteri Kebudayaan RI untuk meresmikan museum situs cagar budaya di wilayah tersebut.

Dengan diresmikannya Goa Harimau mimpi masyarakat OKU memiliki museum terbesar dan termodern dapat menjadi kenyataan.

“Jika ini sudah diresmikan, artinya akan banyak pengunjung yang datang sehingga berdampak positif bagi perekonomian masyarakat, terutama pelaku UMKM," katanya.

Dia menjelaskan, Museum Goa Harimau merupakan museum terbesar di Sumsel yang menyimpan peninggalan prasejarah termasuk kerangka manusia purba prasejarah berusia 3.000 tahun dan 15.000 tahun dari dua ras yakni Neomongolit hingga Autoromenalisia yang menceritakan perjalanan manusia purba hingga modern saat ini.

Di dalam museum ini nantinya dipamerkan berbagai macam peninggalan pra sejarah termasuk kerangka manusia purba yang hidup ribuan tahun lalu.

Museum yang digadang termodern serta terbesar kedua se-Indonesia itu dikemas dengan penampilan multi media agar mudah memberikan pemahaman bagi pengunjung nantinya.

Bangunan museum dibangun dengan megah serta berbagai macam sejarah yang ada di sekitar museum, merupakan aset terbesar sehingga harus dijaga dan dilestarikan.

"Diharapkan dengan penyempurnaan dan diresmikannya museum itu nantinya bisa membangkitkan dunia pariwisata di Kabupaten OKU," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

34 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.