Cerita Hari Valentine, Santo Valentinus yang 'Asli’ Bukanlah Pelindung Cinta
📅 Selasa, 14 Feb 2023, 13:00 WIB | Oleh: Tim PenulisDalam bab yang mencakup tanggal 14 Februari, terdapat kisah-kisah "Valentini," termasuk tiga santo pertama yang meninggal di abad ketiga.
Santo Valentinus paling awal disebutkan meninggal di Afrika, bersama dengan 24 tentara.
Sayangnya, para Bollandist tidak bisa menemukan informasi apa pun terkait Santo Valentinus ini.
Terkadang, informasi yang didapatkan hanya sebuah nama dan hari kematian.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kita pun hanya mengetahui sedikit tentang dua Santo Valentinus yang lain.
Menurut legenda Abad Pertengahan yang dicetak ulang dalam "Acta", yang juga mencantumkan kritik dari Bollandist terkait nilai historisnya, seorang biarawan Roma bernama Valentinus ditangkap saat pemerintahan Kaisar Gothicus dan berada dalam pengawasan seorang aristokrat bernama Asterius.
Diceritakan, Asterius membuat kesalahan dengan membiarkan Valentinus berkhotbah.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pastor Valentinus lalu berbicara tentang bagaimana Yesus membimbing para pengikut Pagan keluar dari kegelapan menuju cahaya kebenaran dan penyelamatan.
Asterius lalu memberikan tawaran untuk Valentinus: Jika orang Kristen bisa menyembuhkan anak angkat Asterius dari kebutaan, dia akan memeluk agama Kristen.
Valentinus menumpangkan tangan ke mata anak perempuan itu dan berdoa:
"Tuhan Yesus Kristus, buka mata hamba-Mu, karena Engkau-lah Tuhan, Cahaya Sejati."
Setelah doa sederhana itu, mata anak perempuan itu bisa melihat. Ini cerita menurut legenda abad pertengahan.
Akhirnya, Asterius dan seluruh keluarganya dibaptis.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!