Game Harry Potter 'Hogwarts Legacy' Banjir Kontroversi
📅 Senin, 13 Feb 2023, 16:29 WIB | Oleh: Ilham SudrajatTampaknya, Portkey juga semakin menjauhkan diri dari Rowling dengan menambahkan, karakter Sirona Ryan, yakni transgender pertama dalam waralaba tersebut. Game ini juga memungkinkan pemain membuat karakter transgender dengan opsi penyesuaian.
Tuduhan Antisemitisme
Bukan hanya sikap kontroversial Rowling terhadap kaum transgender yang memicu kritik terhadap game tersebut. Buku dan film Harry Potter juga dituduh telah ikut mengabadikan stereotip antisemit lewat karakter Goblin, yang digambarkan sebagai kelompok rahasia para bankir berhidung bengkok.
Selama berabad-abad, propaganda antisemit menggambarkan orang Yahudi dalam karikatur sebagai karakter berhidung bengkok dan serakah.
Sebaiknya Anda baca juga:
Salah satu tugas yang harus diselesaikan dalam game ini, adalah melawan tokoh-tokoh tersebut, yang digambarkan akan melakukan "pemberontakan Goblin" sebagai protes atas dibatasinya hak-hak mereka, termasuk larangan menggunakan keterampilan magis.
Portkey sendiri mendapat kecaman selama proses pembuatan game ini. Produser senior Troy Leavitt juga dikritik gara-gara kanal YouTube-nya menampilkan video antifeminis dan misoginis. Leavitt diketahui telah mengundurkan diri. Hal-hal tersebut dapat menjadi pemicu beberapa gamer memilih untuk tidak membeli Hogwarts Legacy.
Namun rupanya upaya boikot tersebut tidak begitu membuahkan hasil. Bahkan menjelang peluncurannya, Hogwarts Legacy sudah menjadi game terlaris di beberapa platform.
Sebaiknya Anda baca juga:
Wizarding World Harry Potter tetap mendulang sukses. Banyak orang yang tumbuh dengannya, tetap terhubung secara emosional, bahkan jika mereka juga termasuk dalam kelompok terpinggirkan dan dirugikan akibat pandangan antitransgender. DW/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!