Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pengawasan Mutu Pangan Diperketat

📅 Sabtu, 11 Feb 2023, 13:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Pengawasan Mutu Pangan Diperketat Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Badan Pangan Nasional (Bapanas) atau National Food Agency (NFA) gencar mengawasi pemenuhan standar keamanan dan mutu pangan guna memastikan pangan segar yang dikonsumsi masyarakat aman dan terhindar dari kandungan residu yang melebihi ambang batas. Langkah itu secara intensif dilakukan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) puasa dan lebaran.

Deputi III Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Bapanas, Andriko Noto Susanto menegaskan, pihaknya menerjunkan Otoritas Kompeten Keamanan Pangan (OKKP) baik di pusat, provinsi dan kabupaten ke pasar tradisional untuk mengawasi pemenuhan standar keamanan dan mutu pangan.

"Pangan segar yang dijual langsung di pasar itu harus dipastikan keamanannya. Karena itu, kami bersama dengan OKKPD provinsi dan kabupaten serta Perumda Pasar turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan dan pengetesan pangan segar yang dijual di pasar," tegas Andriko melalui keterangannya saat meninjau Pasar Baru Bogor, Jawa Barat, Kamis (9/2).

Dia menyebutkan dilakukan pengujian langsung jenis-jenis pangan segar yang dijual di Pasar Baru Bogor antara lain kubis, cabai, strawberi, bawang bombay, anggur dan brokoli. Setelah dilakukan pemeriksaan dengan rapid test beberapa komoditas pangan oleh Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Bapanas diperoleh hasilnya dalam tingkatan aman.

"Hasil aman tersebut artinya residu pestisida yang terkandung di dalam sayuran maupun buah di Pasar Baru Bogor yang telah diuji masih berada di bawah ambang batas maksimum residu," jelasnya dalam kegiatan yang juga dihadiri Direktur Operasional Perumda Pasar Pakuan Jaya Deni Ari Wibowo dan Kepala Bidang Ketahanan Pangan Kota Bogor Soni Gumilar.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan Kota Bogor Soni Gumilar sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Bapanas tersebut. Pihaknya merencanakan pada 2023 akan memulai secara intens kegiatan pengawasan pangan segar asal tumbuhan.

Butuh Kolaborasi

Kepala Bapanas, Arief Prasetyo Adi pada kesempatan lain menekankan, jaminan keamanan pangan segar bagi masyarakat merupakan hal penting yang harus dilakukan secara bersama-sama melalui sinergi antara pemerintah Pusat dan pemerintah Daerah, termasuk di dalamnya penguatan kelembagaan pengawasan keamanan pangan pusat dan daerah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.