Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Indonesia-Afrika Selatan Kerja Sama Lestarikan Warisan Sheikh Yusuf Al-Makassari

📅 Minggu, 09 Agu 2026, 09:53 WIB | Oleh: Tim Penulis
Indonesia-Afrika Selatan Kerja Sama Lestarikan Warisan Sheikh Yusuf Al-Makassari Doc: Kementerian Kebudayaan
Ket. Menteri Kebudayaan Fadli Zon (kanan) saat bertemu dengan Menteri Olahraga, Seni, dan Kebudayaan Afrika Selatan Gayton McKenzie (kiri) di sela-sela XI BRICS Culture Ministers’ Meeting di Bhopal, Madhya Pradesh, India pada Jumat (7/8/2026).

JAKARTA - Pemerintah Indonesia dan Afrika Selatan bekerja sama membangun kerja sama kebudayaan melalui pelestarian warisan Sheikh Yusuf Al-Makassari dan penguatan hubungan antar-masyarakat.

Hal itu disampaikan Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon saat bertemu dengan Menteri Olahraga, Seni, dan Kebudayaan Afrika Selatan Gayton McKenzie, di sela-sela XI BRICS Culture Ministers’ Meeting di Bhopal, Madhya Pradesh, India, pada Jumat (7/8).

“Indonesia sangat menghargai persahabatan yang erat dengan Afrika Selatan. Kita adalah dua negara yang memiliki komitmen terhadap keadilan dan keberagaman, serta meyakini bahwa kebudayaan dapat menjadi jembatan yang menghubungkan masyarakat kedua negara,” kata Menbud Fadli Zon dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu.

Menbud menyampaikan hubungan Indonesia dan Afrika Selatan tidak hanya dibangun melalui hubungan diplomatik, tetapi juga melalui sejarah bersama yang telah berlangsung selama berabad-abad.

Warisan Sheikh Yusuf Al-Makassari dinilainya menjadi simbol hubungan historis kedua negara. Peringatan 400 tahun kelahiran Sheikh Yusuf pada 2026 menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi melalui pelestarian warisan budaya, riset akademik, museum, pendidikan, serta pertukaran budaya.

“Peringatan 400 tahun kelahiran Sheikh Yusuf merupakan momentum penting untuk memperkuat kerja sama Indonesia dan Afrika Selatan. Kita dapat mengembangkannya melalui program peringatan bersama, riset akademik, pelestarian warisan budaya, kolaborasi museum, serta pertukaran pendidikan,” ujarnya.

Indonesia mengapresiasi komunitas Cape Malay yang memiliki akar sejarah dari Nusantara. Hubungan budaya tersebut dapat diperkuat melalui pertukaran budaya, dokumentasi sejarah lisan, pelindungan warisan budaya takbenda, program kepemudaan, dan kerja sama akademik.

Selain itu Indonesia tengah mempersiapkan pendirian Sheikh Yusuf Indonesian Cultural House di Cape Town sebagai pusat diplomasi budaya, pendidikan, riset, serta kegiatan seni.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Daerah
Apakah Kerajaan Sriwijaya M...
Advertisement
WHO Pilih Dirjen Baru, Menkes RI Budi Sadikin dan 5 Kandidat Lain Siap Bersaing

WHO Pilih Dirjen Baru, Menkes RI Budi Sadikin dan 5 Kandidat Lain Siap Bersaing

26 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.