Indonesia Masih Hadapi Gizi Buruk
📅 Minggu, 05 Feb 2023, 19:40 WIB | Oleh: Ilham SudrajatSementara itu anggota DPR Darul Siska optimistis terhadap target kepala negara menurunkan angka stunting 14 persen pada 2024.
"Penurunan stunting ini bukan persoalan biasa, kita berharap nanti ada bonus demografi dan Indonesia Emas tercapai, namun jika kasus stunting tidak menjadi perhatian, maka itu akan menjadi impian belaka," kata Darul dalam keterangan tertulisnya.
Selain penurunan yang signifikan, dia meyakini angka tersebut akan turun di saat keadaan normal kembali setelah pandemi karena penurunan 2,8 persen terjadi di masa pandemi.
"Pertama tentu sosialisasi dan penyadaran, edukasi kepada seluruh lapisan masyarakat bahwa penanganan stunting dan peningkatan kualitas SDM ini penting," kata Darul.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara, Kementerian Kesehatan menargetkan angka stunting di Indonesia turun menjadi 17 persen pada 2023. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan target tersebut diharapkan dapat mempermudah tugas Kemenkes untuk menekan angka stunting turun ke angka 14 persen pada 2024.
"Tahun ini diharapkan kita bisa mengejar penurunan ke angka 17 persen, agar momentum dari sekarang 21,6 persen ke 14 persen nantinya bisa kita kejar," kata Menkes Budi.
Kementerian Kesehatan juga menargetkan agar jumlah alat pengukur antropometri bertambah sebanyak 127.033 buah pada 2023 ini, jelas Budi. Pengukuran berat badan di posyandu menjadi salah satu deteksi dini pencegahan kasus stunting pada anak yang baru lahir. Menkes Budi menargetkan kebutuhan alat pengukur sebanyak 313.737 dapat terpenuhi pada 2024. RFA/BenarNews/I-1
Sebaiknya Anda baca juga:
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!