Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Indonesia Bergerak Menahan Tiongkok di Laut Natuna

📅 Selasa, 24 Jan 2023, 16:05 WIB | Oleh:

Medco membeli blok tersebut pada 2019 dari Black Platinum, perusahaan patungan antara Temasek Singapura dan Fortress Investment Group yang berbasis di AS, tetapi sejak itu tidak berbuat banyak, malah berkonsentrasi untuk mengakuisisi blok produksi ConocoPhillips Corridor di Sumatera Selatan.

Para ahli mengatakan, tambahan 1-2 triliun kaki kubik dari Natuna Timur akan meemenuhi penyaluran gas ke Jawa, atau 400 kilometer ke Blok Natuna Barat, serangkaian ladang yang telah memasok gas ke Singapura melalui pipa sepanjang 650 kilometer Medco sejak 2001.

Ketertarikan Zarubezhneft mungkin berasal dari harapan bahwa gas dapat disalurkan dalam jarak yang lebih pendek ke Tuna, di mana gas tersebut akan dihubungkan ke pipa lintas batas yang direncanakan ke jaringan Nam Con Son Vietnam yang akan selesai pada 2026.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

53 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.