Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Satu-satunya Kandidat, Menteri Pendidikan Selandia Baru Gantikan PM Jacinda Ardern

📅 Minggu, 22 Jan 2023, 08:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Satu-satunya Kandidat, Menteri Pendidikan Selandia Baru Gantikan PM Jacinda Ardern Doc: Unione Sarda
Ket. Menteri Pendidikan Chris Hipkins (kiri) akan menggantikan Jacinda Ardern (kanan) sebagai Perdana Menteri Selandia Baru.

SYDNEY - Menteri Pendidikan Chris Hipkins telah ditetapkan sebagai Perdana Menteri Selandia Baru yang baru setelah ia menjadi satu-satunya kandidat yang akan menggantikan Jacinda Ardern sebagai Ketua Partai Buruh pada Sabtu (21/1).

Hipkins yang berusia 44 tahun dan juga menjabat sebagai menteri kepolisian, harus mendapatkan pengesahan resmi dari rekan satu partainya saat rapat kaukus pada Minggu ini untuk memastikan kepemimpinannya pada partai berkuasa itu, menurut anggota partai buruh Whip Duncan Webb.

Menyusul pengesahan dirinya sebagai ketua partai, pemindahan kekuasaan perdana menteri dari Ardern diharapkan akan dilaksanakan dalam beberapa hari ke depan.

Hipkins diketahui memimpin aksi tanggap darurat Selandia Baru untuk pandemi COVID-19 sebagai menteri yang bertanggung jawab dalam tugas tersebut.

Dia memiliki reputasi sebagai "Mr. Fix-it" (Tuan Perbaikan) dan terjun menangani portofolio polisi bermasalah pada Juni tahun lalu menyusul serentetan kasus kejahatan tingkat tinggi.

Jajak pendapat Horizon Research yang dilakukan oleh harian berita lokal Stuff pada Jumat menunjukkan bahwaHipkins menjadi kandidat favoritdi posisi teratas
untuk menggantikan Ardern, dengan 26 persen lebih responden survei itu memilih dirinya.

Dengan Partai Buruh menyusul posisi utama Partai Nasional dalam jajak pendapat terbaru,Hipkins memiliki kurang dari delapan bulan untuk mengubah keberuntungan partainya sebelum pemilihan umum dilaksanakan pada 14 Oktober nanti.

Sebelumnya, Perdana Menteri Selandia Baru saat ini Jacinda Ardern menyatakan tidak akan mencalonkan diri kembali dan berencana turun dari jabatannya selambatnya pada awal Februari.

Hal itu disampaikan Ardern dalam pernyataannya yang disiarkan oleh satu saluran televisi. Dia menambahkan bahwa pemilihan umum Selandia Baru akan diadakan pada 14 Oktober mendatang.

"Musim panas ini, saya berharap menemukan cara untuk mempersiapkan tidak hanya untuk tahun selanjutnya, tapi masa berikutnya - karena itulah yang diperlukan tahun ini," ungkap Ardern yang terlihat emosional.

"Tetapi saya tidak dapat melakukannya," ujarnya.

Masa jabatan Ardern sebagai perdana menteri Selandia Baru akan berakhir pada 7 Februari 2023.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Perum Bulog Percepat Penyaluran Bantuan Pangan di Depok

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Megapolitan
Perum Bulog Percepat Penyal...
Megapolitan
Tangerang 10K Jadi Pintu Ma...
Megapolitan
102 Ribu Warga Depok Segera...
Daerah
Insiden Kapal Virgo: 1 Penu...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.