Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

3 Istri Juga Dibunuh Pelaku

📅 Sabtu, 21 Jan 2023, 04:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
3 Istri Juga Dibunuh Pelaku Doc: ANTARA/Ilham Kausar
Ket. Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko melakukan sesi tanya jawab dengan wartawan di Jakarta, Jumat (20/1).

BEKASI - Terduga pembunuh berantai Bekasi, Wowon Erawan alias Aki, ternyata memiliki enam istri. Anehnya, tiga di antaranya diduga juga menjadi korban. "Kami masih terus mendalami," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, Jumat (20/1).

Trunoyudo menambahkan, mengenai kebenaran soal enam istri Wowon perlu dibuktikan dengan pencatatan administratif. Dari informasi yang diperoleh, keenam istri Wowon adalah Wiwin, Ende, Heni, Iis, Halimah, dan Ai Maemunah. Dari enam istri tersebut, tiga di antaranya tewas dibunuh. Mereka adalah Wiwin, Halimah, dan Ai Maemunah.

Halimah sendiri adalah Ibu dari Ai Maemunah yang tewas dibunuh oleh rekan Wowon bernama Solihin alias Duloh di Cianjur, Jawa Barat. Sedangkan istri Wowon yang bernama Wiwin juga dibunuh dan dikubur di satu lubang dengan Ibunya bernama Noneng. "Jadi, korban tewas sementara sembilan orang," kata Trunoyudo.

Sebelumnya, kasus pembunuhan berantai yang diduga dilakukan Wowon Erawan alias Aki, diketahui berawal dari kematian tiga dari lima anggota keluarga di Bantar Gebang, Bekasi, Kamis (12/1). Korban bernama Ai Maemunah dan kedua anaknya Ridwan Abdul Muiz (20) serta M Riswandi (16) tewas dibunuh dengan cara diracun.

Kemudian, di Cianjur ditemukan lima korban yakni Wiwin yang merupakan istri Wowon, kemudian Bayu (anaknya), Noneng (mertua Wowon), dan Halimah (istri lain Wowon) yang dibunuh rekan Wowon bernama Solihin alias Duloh.

Ada satu korban lagi, namun jasadnya belum ditemukan. Di Garut, ditemukan satu korban yang dibuang ke laut oleh komplotan Wowon, namun berhasil ditemukan. Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran menyebut kasus pembunuhan ini adalah serial pembunuh (killer) yang dikemas secara supranatural dengan janji membuat menjadi kaya.

"Mereka melakukan serangkaian pembunuhan atau biasa disebut serial killer dengan motif janji-janji yang dikemas supranatural untuk membuat orang menjadi sukses atau kaya," ucap Fadil. Fadil menjelaskan Wowon dan komplotannya melakukan pembunuhan kepada para korban karena dianggap berbahaya. Mereka dianggap mengetahui praktik kejahatan tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dari Ramadan hingga Pascaidulfitri: PLN NP Pasok 14,1 GW Listrik, Siagakan 8.898 Personel
    Preview komentar:
    Layanan Call center Neo Bank. Anda wajib, Segera hubungi ...
    Layanan Call center Neo Bank. Anda wajib, Segera hubungi ...
  • Produksi Terus Anjlok, RUU Migas Dituntut Hentikan Tren Penurunan Lifting Minyak
    Preview komentar:
    Berapa WA Neo Bank. Nomor WhatsApp resmi BNC (Neobank) ...
    Berapa WA Neo Bank. Nomor WhatsApp resmi BNC (Neobank) ...
  • Ogah Latih Timnas Senior! Timo Scheunemann Bongkar Alasan Mengejutkan di Balik Keputusannya!
    Preview komentar:
    Berapa WA Bank Neo. Nomor WhatsApp resmi BNC (Neobank) ...
    Berapa WA Bank Neo. Nomor WhatsApp resmi BNC (Neobank) ...
Luar Negeri
Tiga Terluka dalam Puluhan ...
Luar Negeri
Presiden Zelenskyy Tolak Pe...
Megapolitan
Wisatawan ke Bogor Bakal Di...
Nasional
RI Pacu Pembangunan PLTS 30...
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.