Tiongkok Kucurkan Subsidi 6,5 Miliar Yuan bagi Warga Rentan
📅 Sabtu, 14 Jan 2023, 00:02 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: EDUARDO LEAL/AFP
JAKARTA - Tiongkok menggelontorkan subsidi senilai 6,5 miliar yuan (1 yuan = Rp2.292) pada 2022 bagi kelompok masyarakat yang mengalami kesulitan untuk membantu meredam dampak kenaikan harga. Demikian disampaikan badan perencana ekonomi tertinggi negara itu pada Kamis (12/1).
Tiongkok membentuk mekanisme subsidi harga untuk memberikan bantuan keuangan bagi masyarakat yang rentan jika terjadi kenaikan harga. Pada 2022, Tiongkok menyesuaikan mekanisme tersebut, memperluas penerima manfaat kebijakan dan memundurkan batas penyalurannya dari September 2022 ke Maret 2023.
Sekitar 200 juta potongan subsidi digelontorkan tahun lalu, menurut Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional (National Development and Reform Commission/NDRC) Tiongkok.
Komisi Reformasi dan Pembangunan Nasional Republik Rakyat Tiongkok, dulunya Komisi Perencanaan Negara dan Komisi Perencanaan Pembangunan Negara, adalah sebuah badan manajemen makroekonomi di bawah Dewan Negara Tiongkok yang memiliki kontrol perencanaan dan administratif besar atas ekonomi Tiongkok.
Sejak 2020, Tiongkok menggelontorkan 730 juta potongan subsidi, dengan total sekitar 37,5 miliar yuan. Data resmi pada Kamis (13/1) menunjukkan bahwa indeks harga konsumen Tiongkok, indikator utama inflasi, naik dua persen secara tahunan (year on year/yoy) pada 2022, yang masih berada dalam kisaran target tahunannya yaitu sekitar tiga persen.
Sebaiknya Anda baca juga:
Segera Membaik
Sebelumnya diberitakan, Perekonomian Tiongkok akan segera kembali ke pengoperasian normal berkat pengendalian epidemi yang efektif dan berbagai kebijakan. Perekonomian Tiongkok kini sedang menghadapi hambatan yang kuat akibat dampak yang tidak diperkirakan dari kemunculan kembali Covid-19 belakangan ini serta situasi global yang bergejolak, kata Meng Wei, juru bicara NDRC Tiongkok dalam sebuah konferensi pers.
Namun demikian, harus dicatat bahwa pada 2020, ketika wabah Covid-19 yang tiba-tiba meruyak menimbulkan pukulan besar yang belum pernah terjadi sebelumnya, Tiongkok berhasil dengan cepat membalikkan penurunan beberapa indikator ekonomi melalui pengendalian epidemi yang solid dan pelanjutan kembali aktivitas kerja, serta mengalami pemulihan yang stabil kuartal demi kuartal.
Sebaiknya Anda baca juga:
Meng mengatakan bahwa NDRC akan meningkatkan penyesuaian kebijakan makro dan membantu perusahaan-perusahaan memulihkan kapasitas produksi mereka.
Komisi tersebut menyasar implementasi kebijakan secara lebih baik dan pencapaian hasil konkret pada paruh pertama tahun ini. Pihak komisi juga akan merancang alat kebijakan tambahan guna membantu menjaga pertumbuhan tetap stabil.
Meskipun pandemi merajalela dan situasi eksternal rumit serta parah, Tiongkok memiliki kemampuan dan kepercayaan diri untuk mempertahankan harga yang stabil.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!