Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tiongkok Peringatkan Australia: Hati-hati dengan Jepang!

📅 Selasa, 10 Jan 2023, 15:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tiongkok Peringatkan Australia: Hati-hati dengan Jepang! Doc: Canberra Times/AAP
Ket. Duta Besar Tiongkok untuk Australia Xiao Qian mengatakan Australia hanya perlu melihat sejarah untuk melihat di mana letak ancaman Asia yang lebih besar.

SYDNEY - Tiongkok pada Selasa (10/1) mengingatkan Australia akan kejahatan perang yang dilakukan Jepang di masa Perang Dunia II, sebelum menyesuaikan diri dengan kekuatan regional.

Pemerintah kiri-tengah Australia berusaha memperbaiki hubungannya dengan Tiongkok yang memburuk di bawah pemerintahan konservatif sebelumnya.

Namun, Australia baru-baru ini menandatangani pakta keamanan baru dengan Jepang, saingan Tiongkok di kawasan, yang dipandang sebagai upaya untuk membatasi kekuatan Beijing di kawasan Pasifik.

Duta Besar Tiongkok untuk Australia Xiao Qian mengatakan, Canberra harus berhati-hati dalam mempercayai Jepang, mengingat serangannya terhadap Australia pada masa Perang Dunia II.

"Selama Perang Dunia II Jepang menginvasi Australia, mengebom Darwin, membunuh warga Australia, dan menembak Australia (tahanan perang)," katanya kepada wartawan.

"Hati-hati dengan apa yang mungkin terjadi di masa depan. Ketika seseorang mengancammu, dia mungkin akan mengancammu lagi.

"Tiongkok telah menjadi temanmu."

Xiao tersinggung ketika ditanya tentang duta besar Jepang untuk Australia yang mengatakan kepada surat kabar The Australian bahwa ada Australia harus tetap "waspada" terhadap Tiongkok.

Tiongkok memberlakukan tarif atas ekspor utama Australia seperti teh barley dan anggur pada perselisihan memuncak pada 2020 dan secara tidak resmi menghentikan impor batu bara Australia.

Pada satu titik menteri pemerintah Tiongkok bahkan menolak menerima telepon dari pemerintah Australia.

Pemerintah Australia sebelumnya sempat membuat Tiongkok marah dengan berulang kali mempertanyakan catatan hak asasi manusianya dan mendorong penyelidikan independen atas asal-usul wabah Covid-19.

Xiao mengakui bahwa perdagangan telah "terganggu" dalam beberapa tahun terakhir, tetapi dia berharap perdagangan akan "kembali normal".

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.