Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga Kabupaten Kupang Terdampak Bencana Bertambah Menjadi 2.990 Jiwa

📅 Minggu, 08 Jan 2023, 07:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Warga Kabupaten Kupang Terdampak Bencana Bertambah Menjadi 2.990 Jiwa Doc: ANTARA/Benny Jahang
Ket. Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur Elfrid V Saneh.

Kupang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur menyebutkan warga terdampak bencana alam hidrometeorologi yang melanda daerah itu sejak 25 Desember 2022 bertambah menjadi 2.990 jiwa dari sebelumnya 2.988 jiwa.

"Warga yang terdampak bencana alam hidrometeorologi di Kabupaten Kupang memang mengalami penambahan dan hingga saat ini mencapai 2.990 jiwa," kata Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana Kabupaten Kupang Elfrid V Saneh di Kupang, Sabtu.

Ia mengatakan 2.990 warga yang terdampak bencana alam itu tersebar di 13 kecamatan dari 24 kecamatan di Kabupaten Kupang yang mengalami musibah bencana alam dalam dua pekan terakhir.

Dia menjelaskan Pemerintah Kabupaten Kupang melalui pihak kecamatan dan desa telah melakukan pendataan terhadap dampak bencana alam hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Kupang sejak 25 Desember 2022 yang mengakibatkan sejumlah desa dilanda banjir dan banjir bandang.

Ditambahkan, rumah yang terendam air banjir mencapai 619 unit rumah dan yang rusak ringan 10 unit rumah penduduk, rusak sedang 17 unit rumah dan rusak berat terdapat 41 unit rumah warga.

Menurut Elfrif V Saneh, dampak bencana alam yang terjadi mengakibatkan 156 jiwa warga dari dua desa di Kecamatan Fatuleu Barat mengungsi.

"Warga yang masih mengungsi itu karena rumah yang dimiliki mengalami rusak berat dan tidak bisa dihuni akibat hantaman air banjir, selain itu terdapat 29 rumah warga hilang karena hanyut terbawah air banjir," kata Elfrid V Saneh.

Ia mengatakan bencana alam hidrometeorologi karena tingginya curah hujan dan angin kencang ikut mengakibatkan lima unit jembatan dan 12 fasilitas umum rusak.

"Ada jembatan yang rusak total karena terjangan air banjir sehingga tidak bisa dilintasi kendaraan, pemerintah telah membuat jalan alternatif sehingga masyarakat bisa tetap melintas," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.