Dorong Daya Saing UMKM agar Bisa Lebih 'Survive'
📅 Rabu, 04 Jan 2023, 00:04 WIB | Oleh: Tim RedaksiDeputi bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan UMKM, M Rudy Salahuddin, mengatakan perkembangan kredit UMKM sendiri terus meningkat dan NPL terus terjaga stabil. Kredit UMKM terus meningkat hingga mencapai 1.275,03 triliun rupiah atau tumbuh 16,75 persen (yoy). NPL tetap terjaga pada kisaran 4 persen, di mana posisi terakhir pada April 2022 NPL tercatat mencapai 4,38 persen, lebih rendah dibandingkan periode sama tahun lalu yang berada di 4,41 persen.
"Bapak Presiden meminta agar ada 30 juta UMKM yang go digital di 2024 mendatang. Ini sedang kita dorong melalui sistem klaster atau sentra karena hasil akhir yang diharapkan tak hanya mereka masuk platform digital, namun juga akan berhasil menjadi pemain global dan berorientasi ekspor," kata Rudy Salahuddin.
Perencanaan Komprehensif
Dihubungi terpisah, Ekonom Universitas Katolik Atmajaya Jakarta, Yohanes B Suhartoko, mengatakan wacana mengenai pemberdayaan UMKM sudah diungkapkan sejak era Soeharto, termasuk bagaimana perekonomian negara ini tertolong ketika krisis ekonomi akibat daya tahan UMKM.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sumbangan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) UMKM kurang lebih 60 persen, namun penyerapan tenaga kerja di atas 90 persen, tingkat pendidikan pelaku dan pekerja UMKM juga sangat rendah.
Berkaitan dengan itu, beban UMKM relatif berat, pendapatan dan produktivitas rendah serta ada hambatan dalam penggunaan teknologi digital. "Jika pemberdayaan UMKM akan dilakukan secara serius maka harus ada perencanaan yang komprehensif serta pembagian tugas yang jelas di antara kementerian dan lembaga," kata Suhartoko.
Peneliti Mubiyarto Institute Yogyakarta, Awan Santosa, mengatakan hal lain yang perlu dilakukan untuk pemberdayaan UMKM adalah fasilitasi kolaborasi dan inovasi teknologi. Kemudian juga melalui penguatan organisasi koperasi, digitalisasi usaha, dan edukasi secara sistematis yang berkelanjutan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Hal-hal seperti ini yang bisa membantu mendorong daya saing UMKM sehingga mereka bisa berkompetisi di pasar, baik dalam maupun luar negeri saat menjajaki pasar ekspor.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!