Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sejarah 3 Januari: Marvin Stone Temukan dan Patenkan Sedotan

📅 Selasa, 03 Jan 2023, 16:50 WIB | Oleh:
Sejarah 3 Januari: Marvin Stone Temukan dan Patenkan Sedotan Doc: Freepik
Ket. Ilustrasi sedotan sekali pakai.

Siapa yang tak kenal sedotan. Maraknya outlet yang menjajakan minuman manis dewasa ini kian membuat penggunaan sedotan pun semakin merebak. Bentuk dan bahannya juga semakin beragam mulai dari plastik, stainless steel, bahkan kayu.

Sedotan telah membuat kita dapat menyeruput minuman tanpa mengubah rasa minuman tersebut. Padahal, dahulu kala orang-orang harus merasa efek buruk penggunaan sedotan yang malah mengubah rasa minuman mereka.

Tepat hari ini, 3 Januari 1888, ide pembuatan sedotan lahir dari pemikiran cerdas Marvin Stone. Sejak 134 tahun yang lalu, pria kelahiran 1842 itu menjadi terkenal sebagai penemu yang berhasil menemukan, mematenkan, dan memproduksi sedotan minuman kertas pertama.

Kelahiran sedotan kala itu lahir dari kebencian Stone terhadap sedotan panjang yang terbuat dari gandum hitam alami untuk menyedot julep mintnya, yakni koktail berbahan daun mint yang menggunakan alkohol.

Kebencian Stone bukan berasal dari bentuknya yang panjang, melainkan rasa rumput dan apek yang dihadirkan sedotan ketika Stone menyeruput minumannya.

Merangkum The Washington Post, pada 1880-an para pria menyeruput wiski mereka dengan sedotan gandum tersebut yang menghasilkan rasa rumput pada apapun yang mereka minum.

Stone yang tidak memiliki banyak kesabaran dalam hal ini, kemudian melakukan sesuatu yang dihargai miliaran orang di seluruh dunia dalam 130 tahun sejak itu. Dia membuat kembali sedotan.

Dalam percobaan pertamanya, Stone melilitkan kertas di sekitar pensil untuk membuat tabung tipis, kemudian mengeluarkan pensil dari salah satu ujungnya, dan mengoleskan lem di antara potongan-potongan itu.

Stone menyempurnakannya dengan membuat mesin untuk menggulung kertas menjadi tabung dan melapisi bagian luarnya dengan lilin parafin agar tidak meleleh di bourbon.

Dia membawa persediaan sedotan ke kedai favoritnya, sebuah bar di Ninth Street NW bernama Aman's, dan meminta pemiliknya untuk menyimpan sedotan buatannya untuk meminum julep mint kesukaannya. Saat itulah banyak orang yang menginginkan sedotan buatan Stone.

Stone kemudian mendirikan pabrik sedotan bernama Stone Straw yang dicatat menjadi perusahaan swasta terbesar di Washington pada 1890-an.

Hingga dewasa ini, sedotan masih digandrungi masyarakat. Penemuan Stone telah membuat kita dapat mengonsumsi minuman dengan mudah tanpa mengubah rasa minuman tersebut.

Sedotan juga membantu mereka yang tidak bisa meminum minuman dingin secara langsung karena sejumlah masalah gigi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.