Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Air Belum Surut, Kota Semarang Masih Tergenang

📅 Minggu, 01 Jan 2023, 17:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Air Belum Surut, Kota Semarang Masih Tergenang Doc: istimewa
Ket. Beberapa warga berjalan menerjang banjir di Jalan Kaligawe, Kota Semarang, Minggu (1/12023).

Semarang - Sejumlah wilayah di Kota Semarang, Jawa Tengah, masih tergenang banjir dengan ketinggian air antara 50 centimeter hingga 1 meter akibat tingginya intensitas hujan dan cuaca buruk sejak Jumat (30/12) malam.

Berdasarkan pantauan wartawan di Semarang, Minggu (1/1), wilayah yang masih tergenang banjir antara lain, Genuk, Kaligawe, Tanjung Mas, Tawang, Tlogosari, Muktiharjo Lor, Gayamsari, dan Mangkang.

Salah seorang warga kawasan Kaligawe, Ahmad Khotib, mengatakan bahwa banjir di sekitar tempat tinggalnya mulai surut, meskipun hanya beberapa centimeter.

"Pada petang hari ini, banjir surut hanya 15 centimeter dari ketinggian sebelumnya sekitar 90 centimeter," kata pria yang juga menjabat Ketua RT 06 RW 01, Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Gayamsari, itu.

Ia mengungkapkan, sejak dilanda banjir pada Sabtu (31/12) pagi dengan ketinggian air 1 meter lebih, tidak banyak pengemudi kendaraan yang melintas di Jalan Kaligawe karena khawatir kendaraannya mogok.

"Hingga saat ini hanya kendaraan besar seperti truk dan bus yang berani lewat di Jalan Kaligawe," ujarnya.
Terhadap truk dan bus yang melintas di ruas jalan yang banjir tersebut, warga setempat meminta agar melaju dengan pelan agar tidak menimbulkan gelombang air.

Sementara itu, Jalan Kaligawe yang biasanya dipadati kendaraan karena merupakan jalur pantura di Kota Semarang, terlihat lengang karena tergenang banjir.

Beberapa warga maupun pekerja terlihat berjalan kaki menerjang banjir rata-rata setinggi lutut orang dewasa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

PSG Gandeng Google, Gemini Resmi Jadi Asisten AI Klub

15 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
PSG Gandeng Google, Gemini ...

Tren Mendaki "Tek Tok" Makan Korban, Malaysia Larang Jalur Berisiko

21 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Tren Mendaki "Tek Tok" Maka...
Luar Negeri
Kenapa Ada Kebijakan Baru I...
Olahraga
Ini Klasemen Grup A Piala A...
Luar Negeri
Semoga Tidak Ada Korban Jiw...
Ekonomi
Diversifikasi Ekspor Jadi K...

Deflasi Juli Jadi Alarm Sekaligus Peluang bagi Stabilitas Ekonomi

Deflasi Juli Jadi Alarm Sekaligus Peluang bagi Stabilitas Ekonomi

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.