Jangan Lengah dengan Laju Pertumbuhan Triwulan III-2022
📅 Rabu, 09 Nov 2022, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi"Sisa anggaran yang tidak digunakan harus segera digunakan untuk mendorong perekonomian. Tetapi, kalau melihat rendahnya serapan kementerian/ lembaga belum memiliki sense of crisis-nya," tegas Suhartoko.
Data Indef menunjukkan, realisasi APBN untuk belanja barang dan jasa hingga September 2022 turun dibanding 2021. Realisasi konsumsi pemerintah hingga September 2022 sangat rendah yakni 61,61 persen atau lebih rendah dari September 2021 yang sebesar 65,7 persen.
"Potensi ancaman resesi masih ada, suka tidak suka dalam situasi ekonomi global saat ini, Indonesia akan terkena dampak yaitu stagflasi," kata Suhartoko.
Pada kesempatan terpisah, Pengamat Ekonomi dari STIE YKP Yogyakarta, Aditya Hera Nurmoko, mengatakan sangat penting untuk meyakinkan pasar bahwa Indonesia bisa terus tancap gas di tengah ancaman inflasi dan naiknya bunga bank. Di situasi pertumbuhan yang kuat, perlu terus tambahan psikologi pasar agar investasi terus berjalan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Dengan psikologi yang baik, yang mau buka warung, mau buka kos-kosan, tidak ragu-ragu. Investasi kecil-kecil di range 1-2 miliar rupiah ini tidak ikut takut dengan kabar-kabar resesi dunia," papar Aditya.
Di sisi lain, pemerintah harus benar-benar fokus untuk memperhatikan sektor-sektor yang saat ini mulai terpuruk seiring dengan lemahnya permintaan dunia. Pabrik tekstil di Yogyakarta, misalnya, sudah mulai mengurangi jam kerja karyawannya karena adanya pembatalan kontrak dan ketidakjelasan kontrak untuk tahun depan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!