Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Keren Terobosan Ini, Pelaku Usaha Perhotelan Ambon Dukung Kuliner Papeda Mendunia

📅 Sabtu, 29 Okt 2022, 01:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Keren Terobosan Ini, Pelaku Usaha Perhotelan Ambon Dukung Kuliner Papeda Mendunia Doc: ANTARA/Winda Herman
Ket. Siswa SMA saat mengikuti lomba bikin papeda di Swissbel Hotel Ambon, dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda, Jumat.

Ambon - Pelaku usaha perhotelan di Kota Ambon,mengupayakan pelestarian kearifan lokal di Maluku, dengan mendukung kuliner papeda, makanan khas Maluku hingga mendunia.

Hal ini disampaikan General Manager (GM) Swissbel Hotel salah satu pelaku usaha perhotelan di Ambon, usai menggelar lomba "bale papeda".

"Ini termasuk bagian dari upaya kami untuk meningkatkan potensi kuliner di Maluku. Kalau memang kami dari Swissbel Hotel Internasional setiap datang di satu daerah, ini akan menjagaa dan membawa kearifan lokal itu ke kancah internasional," kata GM Swissbel Hotel Ambon, I Ketut Gunarta, di Ambon, Jumat.

Kegiatan lomba "bale papeda" ini dalam rangka memperingati hari sumpah pemuda, dengan tujuan pemuda-pemuda di Maluku dapat mencintai prodak Maluku, salah satunya makanan khas Maluku yaitu papeda.

"Jadi kami mengajak semua pemuda-pemuda khususnya dari kalangan SMA untuk bagaimana cara membuat papeda, dan bagaimana rincian dari papeda tersebut," ujarnya.

"Jadi sehingga nanti di kemudian hari pemuda-pemuda kita ini, bisa membagikan pengalaman mereka atau kecintaan mereka terhadap prodak-prodak atau budaya Maluku," ia menambahkan.

Ketut mengatakan, Swissbel Hotel Ambon memilih papeda, karena kekhawatirannya terhadap papeda yang semakin hari, semakin tidak dilestarikan oleh generasi muda di Maluku.

"Saya sempat tanya, makanan papeda tidak begitu banyak di Maluku, sementara itu makanan khas Maluku. Teman-teman kerja seumuran kita ini tidak ada yang bisa bikin papeda loh. Lama-lama saya khawatir kalau papeda itu hilang, kan kasian gitu. Karena itu, kami pilih papeda karena papeda itu makanan utama masyarakat Maluku pada umumnya wilayah timur," terang Ketut.

Menurutnya, dengan jaringan yang dimiliki Swisbell hotel hingga ke luar negeri, Ketut berkomitmen untuk mengangkat budaya dan kuliner Maluku hingga ke tingkat internasional.

"Jadi komitmen kita dari Swissbel Hotel Ambon, itu mengangkat budaya lokal ke internasional, dan sudah pasti di tingkat nasional kita juga terkenal. Kami jaringan hotel internasional, kami punya 75 hotel sampai ke luar negeri juga. Jadi jika ini terangkat, maka budaya kita yang ada di Maluku akan dikenal oleh dunia," katanya.

Ia berharap, ke depannya, semua pemuda Maluku tetap menjaga kecintaannya terhadap budaya dan kearifan lokal Maluku.

"Karena budaya itu adalah modal utama kita sebagai identitas bahwa kita dari Maluku," harap Ketut.

Sementara itu, Kepala Bidang Ekonomi kreatif Dinas Pariwisata Maluku, Muhammad Ali Hanafi Soumena mengaku, mengapresiasi pelaku perhotelan yang ingin mengangkat budaya Maluku hingga ke luar.

"Kita apresiasi bila kuliner khas Maluku diangkat untuk level nasional, apalagi internasional," kata Hanafi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Teknologi Makin Canggih, Kenapa Hilirisasi Indonesia Masih Tersendat?
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai kendala hilirisasi; dari ...
  • Ambisi Semikonduktor Nasional Terhalang Ekosistem Industri
    Preview komentar:
    Tantangan mendasar yang dipaparkan secara tajam dalam artikel ...
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...
Megapolitan
Pelajar Bogor Belajar Langs...
Luar Negeri
Seoul Galakkan Konsep Kota ...
Megapolitan
22 Sekolah Harus Direhabili...
Megapolitan
Investasi Tangerang Terting...
Megapolitan
Gudang-gudang di Jobodetabe...
Menteri Ekraf Apresiasi Pameran SBY Art Community Jadi Ruang Kolaborasi Global

Menteri Ekraf Apresiasi Pameran SBY Art Community Jadi Ruang Kolaborasi Global

19 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.