Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Era Rezim Suku Bunga Tinggi Dimulai

📅 Selasa, 20 Sep 2022, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi

"Saat ini ekonomi global memang kurang baik. Inflasi tertinggi sejak 1980-an, sehingga The Fed harus menaikkan tinggi suku bunga dan kemungkinan itu berlanjut," kata Imron.

Kalau itu terjadi, dampaknya akan sangat besar pada pasar keuangan dunia. Suku bunga tinggi di AS membuat obligasi pemerintah naik, sehingga akan berdampak pada emerging market seperti Indonesia dan Tiongkok. Modal akan banyak tersedot ke AS.

"Kita tahu di pasar keuangan Indonesia, hot money cukup tinggi, sangat mudah berpindah karena mereka melihat pasar mana yang menjanjikan. Ini berdampak pada menurunnya indeks, yang menandakan harga saham pasar jatuh. Selanjutnya akan diikuti melemahnya rupiah. Saat itu, pasar kita, termasuk rupiah, akan mengalami tekanan karena sebagian besar bahan baku industri kita dari impor," kata Imron.

Bank Indonesia (BI) pun tentu akan merespons mengikuti tren global, karena AS menjadi benchmark (acuan). "Suku bunga tinggi akan menjalar ke kita sekaligus menandai berakhirnya rezim bunga rendah," kata Imron.

Pada kesempatan terpisah, Pengamat Ekonomi dari Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY), Aloysius Gunadi Brata, mengatakan emerging market bakal terdampak setidaknya nilai tukar akan cenderung melemah, pelunasan utang luar negeri menjadi lebih berat, larinya kapital ke luar negeri, dan neraca perdagangan juga akan terganggu. "Ini hal serius di tengah situasi ekonomi nasional dan global yang sampai saat ini serba tidak pasti," katanya.

Antisipasi dari emerging market dengan ikut menaikkan suku bunga harus diperhitungkan secara cermat dan hati-hati dengan memperhatikan pemulihan ekonomi setelah pandemi. "Jangan sampai peningkatan suku bunga menyebabkan aktivitas ekonomi menjadi demikian berat dan berkepanjangan," pungkas Aloysius.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Evakuasi Korban KM Nurul Salsa

58 menit yang lalu | Ones

Nasional
Evakuasi Korban KM Nurul Salsa
Luar Negeri
Angka Kelaparan di Afrika L...
Luar Negeri
Australia Protes Uji Coba M...
Awas! Ini Bahaya Tersembunyi Campur Pertamax dan Pertalite untuk Kendaraan Anda

Awas! Ini Bahaya Tersembunyi Campur Pertamax dan Pertalite untuk Kendaraan Anda

22 Jul 2026
Pilihan Pembaca
# 5
Rupiah Menguat, Harga Emas Turun
📅 Selasa, 21-Jul-2026
# 5
Rupiah Menguat, Harga Emas Turun
📅 Selasa, 21-Jul-2026
Rupiah Menguat, Harga Emas Turun
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.