Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ihza Muhammad Tatap Piala Dunia Balap Sepeda 2022

📅 Jumat, 22 Jul 2022, 01:57 WIB | Oleh:
Ihza Muhammad Tatap  Piala Dunia Balap Sepeda 2022 Doc: ANTARA/PB ISSI/Nick Hanoatubun
Ket. Nomor MTB Cross Country Olympic I Pesepeda Indonesia Zaenal Fanani (kiri) dan Ihza Muhammad berpose usai finis pertama dan kedua dalam nomor MTB Cross Country Olympic bersepeda putra di Hoa Binh Gymnastics and Sports Center, Hoa BinhÊ Vietnam, Senin (16/5).

JAKARTA - Ihza Muhammad menjadikan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) 2022 sebagai persiapan menuju seri Piala Dunia Balap Sepeda atau UCI MTB Eliminator World Cup 2022 di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, 28 Agustus mendatang. Pembalap sepeda asal Lumajang itu meraih medali emas saat turun pada nomor Cross-Country Eliminator (XCE) putra dalam Kejurnas Balap Sepeda yang berlangsung di Aghatis Forest Park, Desa Banjar, Kecamatan Licin, Banyuwangi.

Dia mengalahkan Renoza Aldi Pratama (Jawa Timur) yang finis kedua dan Rizaldi Ashshadiqqi Ridho (Kalimantan Selatan) yang membawa pulang perunggu. Hasil ini pun membuat Ihza optimistis terpilih mewakili Indonesia pada Piala Dunia Balap Sepeda 2022 di Palangkaraya.

Atlet yang tampil di Palangkaraya memang belum diputuskan. Kejurnas kali ini menjadi salah satu seleksi untuk mewakili Indonesia," ujar Ihza. Sejak awal, Ihza memang disebut-sebut sebagai satu di antara kandidat kuat yang bakal mewakili Indonesia dalam seri kedelapan Piala Dunia Balap Sepeda 2022.

Pelatih timnas balap sepeda Indonesia, Dadang Haries Poernomo, mengakui hal tersebut. Meski demikian, secara resmi memang belum diputuskan. Sebelum bersaing di Kejurnas 2022, Ihza adalah pembalap muda potensial yang menyumbang perak untuk Indonesia pada nomor Cross-Country Olympic (XCO) SEA Games Vietnam, 12-23 Mei lalu. Kala itu, dia berada di bawah sang senior, Zaenal Fanani yang meraih emas.

Kini, Ihza kembali membuktikan sebagai atlet terbaik di level nasional dengan menjurai XCE, nomor yang dilombakan pada Piala Dunia 2022 di Palangkaraya. Ihza mengungkapkan Kejurnas 2022 telah memberikan pengalaman berharga. Sebab, trek yang dilewati terbilang lebih sulit dari edisi-edisi sebelumnya.

"Lintasannya lebih teknikal. Rintangannya lebih sulit ada akar, lompatan, dan lainnya. Yang jelas lebih sulit dari sebelum-sebelumnya," jelas Ihza.ben/AFP/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
Kerusuhan Pecah di Milan, Toko-toko Dijarah Massa

Kerusuhan Pecah di Milan, Toko-toko Dijarah Massa

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.