Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Ketahanan Pangan, Lampung Usulkan 101 Proyek Irigasi Utama

📅 Rabu, 27 Mei 2026, 17:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Ketahanan Pangan, Lampung Usulkan 101 Proyek Irigasi Utama Doc: ANTARA/ Ruth Intan Sozometa Kanafi.
Ket. Ilustrasi- Lahan pertanian yang ada di Kabupaten Pesawaran.

BANDARLAMPUNG – Pembangunan jaringan irigasi utama menjadi fondasi penting dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian di tengah tantangan perubahan iklim dan meningkatnya kebutuhan pangan.

Infrastruktur irigasi yang memadai tidak hanya memastikan ketersediaan air bagi lahan pertanian sepanjang tahun, tetapi juga meningkatkan intensitas tanam dan produktivitas hasil panen.

Dengan distribusi air yang lebih teratur, risiko gagal panen akibat kekeringan dapat ditekan sehingga pendapatan petani menjadi lebih stabil.

Di sisi lain, pembangunan jaringan irigasi juga memiliki dampak ekonomi yang luas karena mampu mendorong pertumbuhan kawasan pertanian baru dan memperkuat ketahanan pangan daerah.

Namun efektivitasnya sangat bergantung pada kualitas perencanaan, pemeliharaan, serta pengelolaan air yang efisien.

Tanpa pengawasan yang baik, proyek irigasi berisiko menghadapi sedimentasi, kebocoran, hingga konflik distribusi air antarwilayah pertanian.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Irigasi dan Rawa Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Dedi Yudha Lesmana mengatakan ada sebanyak 101 usulan jaringan irigasi utama di Provinsi Lampung pada 2026 untuk mendukung tercapainya swasembada pangan.

"Untuk kegiatan Inpres No 2/2025 pada tahun 2026 di Provinsi Lampung tersebar di 14 kabupaten dan kota. Dan salah satu kegiatannya adalah adanya usulan untuk jaringan irigasi utama," ujar Plt Direktur Irigasi dan Rawa Kementerian PU Dedi Yudha Lesmana dalam rapat peningkatan produksi pangan di Bandarlampung, Rabu (27/5).

Ia mengatakan saat ini di Lampung ada 101 usulan untuk irigasi jaringan utama di daerah irigasi yang menjadi kewenangan provinsi ataupun kabupaten.

"Untuk luas lahan yang dialiri dari usulan irigasi jaringan utama tersebut atau total outcome memiliki luas 13.927,27 hektare," katanya.

Dia merincikan usulan jaringan irigasi utama tersebut tersebar di Kabupaten Lampung Barat dengan jumlah 12 usulan dengan luas pemanfaatan 2.112,26 hektare, Kabupaten Lampung Selatan jumlah 8 usulan dengan luas 805,57 hektare, Lampung Tengah 5 usulan dengan luas 1.824,90 hektare.

Kemudian untuk Kabupaten Lampung Timur usulan berjumlah 19 usulan dengan luas 607,86 hektare, Lampung Utara 12 usulan dengan 442,25 hektare, Mesuji jumlah 4 usulan dengan luas 1.042,53 hektare, Pesawaran 9 usulan dengan luas 908 hektare, Pesisir Barat 6 usulan dengan luas 232,35 hektare.

Lalu usulan jaringan irigasi utama di Kabupaten Tanggamus ada 4 usulan dengan luas 315,50 hektare, Tulang Bawang Barat 7 usulan dengan luas 54,05 hektare, Tulang Bawang 6 usulan dengan luas 2.292 hektare, Waykanan 4 usulan dengan luas 2.292 hektare.

"Sedangkan untuk penanganan jaringan-jaringan irigasi tersier yang menjadi kewenangan pemerintah pusat ada 25 usulan dengan total outcome seluas 3.038,73 hektare," tambahnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Luar Negeri
Tiongkok Waspadai Risiko Ke...
Luar Negeri
Kebakaran Gudang Limbah Anc...
MILITER

Militer Korsel Nyaris Tembak Drone AS

46 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Militer Korsel Nyaris Temba...
Ekonomi
XL Dinobatkan Sebagai Best ...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.