Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Banten Kerja Sama dengan FK UI

📅 Sabtu, 11 Jun 2022, 00:00 WIB | Oleh:
Banten Kerja Sama dengan FK UI Doc: ANTARA/Mulyana

SERANG - Pemerintah Provinsi Banten bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK UI) dalam upaya meningkatkan SDM kesehatan. Informasi ini disampaikan penjabat Gubernur Banten, Al Muktabar, di Serang, Kamis (9/6).
Dia menerima kunjungan Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Indonesia (UI) Ari Fahrial Syam beserta rombongan di Pendopo Gubernur Banten, KP3B Curug, di Kota Serang.
Kunjungan ini dalam rangka mewujudkan RSUD Banten sebagai rumah sakit pendidikan.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Rektor Untirta Fatah Sulaiman, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti, serta Direktur Utama RSUD Banten Danang Nugraha. "Dengan kerja sama ini nanti kita mendapat dukungan fasilitasi SDM kedokteran yang akan melakukan pembinaan dan pengajaran terhadap calon-calon dokter serta dokter spesialis di Provinsi Banten," kata Al Muktabar
Dia mengharapkan dengan kerja sama peran Pemprov Banten untuk memastikan layanan kesehatan dari hulu sampai hilir semakin baik. "Sekarang sedang kita rumuskan bentuk dukungan terhadap SDM agar maksimal. Mudah-mudahan dengan kemampuan peningkatan kapasitas kedokteran di FKUI bisa meningkatkan kapasitas SDM di Banten," kata dia.
Dekan FK UI Ari Fahrial Syam mengatakan kerja sama ini merupakan amanah Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2013 tentang Pendidikan Kedokteran yang menyatakan bahwa pemda harus mendukung peningkatan SDM kedokteran. "FK UI sendiri sejak awal memang sudah melakukan kerja sama dengan FK Untirta dalam rangka menyiapkan SDM spesialis kedokteran," katanya.
Pada tahun pertama, kata dia, seluruh tenaga pendidikan FK Untirta sepenuhnya berasal dari FK UI. Namun seiring dengan perjalanan waktu, setelah adanya lulusan, dilakukan pemberdayaan juga para alumnusnya untuk menjadi tenaga pengajar.
"Saya sangat mengapresiasi Pemprov Banten yang sudah menyiapkan RSUD sebagai RS Pendidikan. Sehingga hal ini diharapkan dapat menjadi jembatan bagi tenaga kedokteran yang akan mengambil jalur spesialis, mengingat saat ini sebaran dokter spesialis di Banten belum merata," tambah Al Muktabar. Ant/wid/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.