Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bersepeda Jadi Alternatif Saat Harga BBM Naik

📅 Selasa, 31 Mei 2022, 00:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bersepeda Jadi Alternatif Saat Harga BBM Naik Doc: ANTARA/Putu Indah Savitri

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo selaku Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI), mendorong pengembangan budaya bersepeda sebagai alternatif saat harga bahan bakar minyak (BBM) naik.
"Manakala BBM mahal, maka sepeda bisa menjadi alternatif untuk melakukan kegiatan atau aktivitas ke kantor atau ke tempat lain," kata Kapolri kepada wartawan di Hutan Kota by Plataran Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Minggu (29/5).
Dengan menjadikan bersepeda sebagai alternatif ketika terjadi lonjakan harga BBM, beban masyarakat pun dapat berkurang, sehingga melalui PB ISSI, dia bercita-cita untuk terus mengembangkan komunitas dan budaya bersepeda di Indonesia, terlebih untuk menjadi alternatif transportasi bagi masyarakat.
Selain dapat menjadi alternatif ketika terjadi lonjakan pada harga BBM, bersepeda juga memberikan dampak baik kepada lingkungan dengan mengurangi emisi gas karbon yang diakibatkan hasil pembakaran kendaraan bermotor. "Jadi, saya kira budaya sepeda ini budaya sehat. Saat ini sudah menjadi tuntutan bagi kita semua," tutur dia.
Kapolri juga mengatakan, saat ini, sedang dicanangkan berbagai sektor wisata baru dengan adanya rute-rute untuk bersepeda. Menurut dia, kehadiran rute-rute bersepeda di sektor wisata baru dapat menarik wisatawan, khususnya wisatawan yang memiliki kegemaran untuk bersepeda.
Melalui peningkatan wisatawan, ia berharap agar masyarakat yang hidup di sekitar rute bersepeda tersebut dapat memanfaatkannya untuk mengembangkan perekonomian di wilayah itu. "Itu juga bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi dengan adanya titik-titik tempat wisata baru yang dijadikan rute sepeda. Tentunya akan banyak wisatawan, wisatawan sepeda khususnya," ucap dia.
Peluang lahirnya tempat wisata bersepeda juga dapat digunakan untuk menarik para investor agar menanamkan modal di wilayah-wilayah itu terutama investor yang datang dari perusahaan sepeda, baik di dalam negeri maupun luar negeri.
"Kemudian, muncul UMKM. Mungkin juga tumbuh industri-industri baru dalam negeri. Semuanya ini bisa kita lakukan kalau kita fokus mengembangkan olahraga sepeda," pungkas dia. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

27 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.