Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jangan Sampai Menderita Kekeringan, BMKG Imbau Warga NTT Lakukan Hal Ini Memasuki Musim Kemarau

📅 Kamis, 12 Mei 2022, 12:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jangan Sampai Menderita Kekeringan, BMKG Imbau Warga NTT Lakukan Hal Ini Memasuki Musim Kemarau Doc: ANTARA/Aloysius Lewokeda
Ket. Kondisi area pertanian yang kering saat musim kemarau di Kecamatan Witihama, Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur NTT.

KUPANG - Stasiun Klimatologi Kelas II Kupang Badan Meteorologi Geofisika dan Klimatologi (BMKG) melaporkan sebanyak 10 zona musim (zom) di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) telah memasuki musim kemarau 2022.

"Saat ini ada 10 zom di NTT yang sudah memasuki musim kemarau sedangkan 13 zom masih mengalami musim hujan," kata Kepala Stasiun Klimatologi Kelas II Kupang BMKG Rahamttulloh Adji di Kupang, Kamis (12/5).

Ia mengatakan hal itu berkaitan dengan perkembangan awal musim kemarau di NTT yang diperbaharui per 10 Mei 2022.

Ke-10 zom itu di antaranya zom 243 mencakup wilayah bagian tenggara Manggarai Barat dan Ngada, bagian selatan Manggarai, Manggarai Timur, dan Nagekeo, zom 247 di Sikka bagian selatan dan Flores Timur bagian barat daya, zom 248 Sikka bagian utara dan Flores Timur bagian barat laut.

Selain itu zom 249 Flores Timur bagian utara, zom 250 Adonara, Solor, dan Lembata, zom 251 Alor dan Pantar, zom 254 bagian utara Sumba Timur dan Sumba Tengah, zom 256 Sabu Raijua, zom 257 Rote Ndao, dan zom 259 Timor Tengah Selatan bagian selatan.

Rahmattulloh mengimbau masyarakat di wilayah zom tersebut agar mengantisipasi dampak musim kemarau berupa kekeringan dengan memiliki persediaan air yang cukup untuk memenuhi kebutuhan.

Aktivitas produksi pertanian, kata dia perlu diutamakan pada tanaman yang tidak membutuhkan banyak air sehingga tetap bisa berproduksi selama kemarau.

Ia mengatakan sementara bagi masyarakat di wilayah yang masih mengalami musim hujan agar memanfaatkan curah hujan yang tersisa untuk persiapan menghadapi kemarau.

"Masyarakat dapat melakukan penampungan air guna mengantisipasi musim kemarau yang akan datang," katanya.

Rahmattulloh berharap masyarakat di NTT dapat beradaptasi dengan baik selama musim kemarau agar potensi dampak kerugian yang ditimbulkan dapat diminimalkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mentan Amran: Stok Beras NTT 39 Ribu Ton, Lahan Rusak Akibat Gempa Akan Diganti
    Preview komentar:
    Negara hadir untuk rakyatnya.kementan mmng luar biasa
  • Final Ideal Piala AFF, Vietnam Bersiap Ngluruk ke Thailand
    Preview komentar:
    skuad "gajah perang" sepertinya unggul, mrk diuntungkan sbg ...
  • Airlangga: Indonesia Prioritaskan Transformasi Industri Berbasis Tenaga Surya
    Preview komentar:
    Langkah strategis pemerintah menargetkan 100 GW tenaga surya ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2

Satu Rintangan Berat Asal Korea Mampu Diatasi Fajar/Fikri

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Satu Rintangan Berat Asal K...

Alcaraz Pulih dari Cedera, Siap Pertahankan Gelar US Open

1.5 jam yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
Alcaraz Pulih dari Cedera, ...
Selamatkan Anak Didik dari Kabut Asap Karhutla, Sekolah di Pontianak Diminta Belajar secara Daring

Selamatkan Anak Didik dari Kabut Asap Karhutla, Sekolah di Pontianak Diminta Belajar secara Daring

21 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.