Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kepala Terbang dengan Organ Dalam Menjuntai, Makhluk yang Diyakini Ada di Indonesia

📅 Selasa, 12 Apr 2022, 19:40 WIB | Oleh:
Kepala Terbang dengan Organ Dalam Menjuntai, Makhluk yang Diyakini Ada di Indonesia Doc: tanahnusantara
Ket. ilustrasi kuyang

Beberapa waktu lalu publik dihebohkan dengan aksi Deddy Corbuzier dan Dede Inoen yang mengaku memakan hantu kuyang menggunakan bumbu rendang di tayangan podcast Close The Door. Namun taukah anda apa itu hantu kuyang?

Hantu Kuyang merupakan salah satu makhluk asal Indonesia yang diyakini keberadaannya sejak dahulu kala. Kuyang sangat terkenal berasal dari daerah Kalimantan. Hantu kuyang dikenal juga dengan sebutan hantu Krasue atau Palasik. Kuyang terkenal denggan bentuk nya yang sangat menyeramkan. Bagaimana tidak? Kuyang hanya berwujud kepala manusia dengan rambut panjang, memiliki mata merah dan terbang dengan organ dalam tubuh yang menjuntai tanpa kulit.

Makhluk Kuyang ini dipercayai sebagai sosok manusia biasa yang memperlajari ilmu hitam, guna mendapatkan kesaktian mandraguna dan mendapatkan kehidupan yang abadi. Konon, Kuyang akan menjalani kehidupan nya di siang hari dengan normal, seperti manusia pada umumnya. Namun setelah datang waktu malam, Kuyang akan berubah wujud, menjadi sosok yang menyeramkan. Menurut buku Kumpulan Kisah Nyata Hantu Di 13 Kota karya Argo Wikajanti, dicirikan bahwa Kuyang sebagai wanita berambut panjang, yang saat berjalan di malam hari selalu menggunakan kain di lehernya, guna menutupi guratan yang ada di lehernya.

Diyakini, Kuyang terbang melayang-layang mencari korban untuk dimangsa. Biasanya Kuyang mengincar wanita yang tengah hamil tua dan mengincar bayi yang baru dilahirkan. Konon, Kuyang akan menghisap dan memakan darah serta ari-ari bayi. Yang dimangsa oleh Kuyang adalah darah dari korban nya dan bukan memakan korbannya. Sehingga korban yang dimangsa oleh Kuyang akan lemas karena kekurangan darah. Jika sudah mendapatkan apa yang dicari, maka Kuyang akan mendapatkan kesaktian yang diharapkan.

Cara Kuyang memulai aksinya, konon ketika waktu malam, Kuyang akan mencari tempat sepi dan aman lalu merapalkan mantra yang sudah dipelajari. Kemudian kepala Kuyang dan organ tubuhnya akan terlepas dengan tubuh bagian bawahnya. Sejak itulah Kuyang akan terbang mencari mangsa dan membiarkan anggota tubuh yang tersisa. Jika sudah mendapatkan mangsa yang dituju, Kuyang akan kembali ke tempat semula dan menyatu kembali dengan tubuh nya yang tadi ditinggali. Ketika Kuyang sedang terbang di malam hari, biasanya ada cahaya merah atau api kecil yang mengikuti. Untuk mengelabui mangsanya, Kuyang sering kali berubah menjadi seekor burung atau kucing.

Konon, Kuyang takut dengan bawang merah tunggal, cermin, pisau dan sapu ijuk. Untuk menghalau gangguan dari hantu Kuyang, orang-orang akan meletakkan benda-benda tersebut di dekat wanita hamil atau bayi yang baru melahirkan. Umumnya banyak orang di Kalimantan akan menggunakan tali ijuk sebagai tali ayunan bayi. Sebab konon katanya, hantu kuyang takut dengan tali ijuk. Maka dari itu, ijuk tersebut sering dipasang di atap rumah. Sehingga kuyang akan tersangkut di ijuk yang telah dipasang bersama dengan organ dalam tubuhnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Situ Cilangkap Disiapkan Menjadi Destinasi Unggulan  

26 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Situ Cilangkap Disiapkan Me...

Bogor Segera Ganti Angkot dengan Menyiapkan Biskita

32 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Bogor Segera Ganti Angkot d...
Megapolitan
Ratusan Ekor Kucing Disteri...

Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026

38 menit yang lalu | Rizky

Ekonomi
Menanti laporan MSCI, 23 Ju...

Tahan Dulu Beli Sepeda Motor Listrik, Belum Ada Insentif

44 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Tahan Dulu Beli Sepeda Moto...

Pemerintah Bebaskan Bea Masuk LPG dan Bahan Baku Plastik

47 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Nasional
Pemerintah Bebaskan Bea Mas...

Sebanyak 340 Imigran Rohingya Masih Ditampung di Aceh

56 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
Sebanyak 340 Imigran Rohing...
Petakan Musim Kemarau di Sumsel, Simak Peta Perkembangannya dari BMKG

Petakan Musim Kemarau di Sumsel, Simak Peta Perkembangannya dari BMKG

22 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.