Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sebanyak 340 Imigran Rohingya Masih Ditampung di Aceh

📅 Selasa, 23 Jun 2026, 07:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sebanyak 340 Imigran Rohingya Masih Ditampung di Aceh Doc: ANTARA
Ket. Arsip foto - Imigran etnis Rohingya terdampar di Aceh Timur, Sabtu (15/2/2025).

BANDA ACEH – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Aceh menyatakan sebanyak 340 imigran etnis Rohingya yang terdampar di sejumlah titik di Provinsi Aceh masih ditampung di beberapa tempat di daerah tersebut.

"Sampai saat ini ada sebanyak 340 imigran etnis Rohingya ditampung di sejumlah titik pengungsian di Provinsi Aceh," kata Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Aceh, Tato Juliadin Hidayawan, di Banda Aceh, Senin (22/6).

Tato Juliadin Hidayawan mengatakan ada tiga titik pengungsian imigran etnis Rohingya tersebut, yakni di Mina Raya, Kecamatan Padang Tiji, Kabupaten Pidie, di Kabupaten Aceh Utara, dan di Seuneubok Rawang, Kabupaten Aceh Timur.

Dari 340 pengungsi Rohingya tersebut, kata dia, sebanyak 185 orang di antaranya berada di penampungan atau titik pengungsian Seuneubok Rawang. Sedangkan di Mina Raya sebanyak 82 orang dan di Kabupaten Aceh Utara sebanyak 73 orang.

"Status imigran etnis Rohingya tersebut adalah pengungsi dari luar negeri. Sebagai pengungsi dari luar negeri, mereka berstatus tanpa kewarganegaraan," kata Tato Juliadin Hidayawan.

Terkait penanganan pengungsi dari luar negeri, Tato Juliadin Hidayawan mengatakan Imigrasi Aceh mendata dan mengawasi imigran etnis Rohingya. Sedangkan pengamanan dilakukan TNI dan Polri.

Dia mengatakan penanganan seperti kebutuhan logistik mereka berdasarkan Perpres 125 Tahun 2016 tentang penanganan pengungsi dari luar negeri.

Dalam peraturan presiden tersebut, kebutuhan logistik pengungsi Rohingya dibantu pemerintah pusat melalui pemerintah daerah dan organisasi internasional dalam hal ini UNHCR dan IOM.

"Mereka juga tidak mungkin dikembalikan ke negara asal karena tidak diakui sebagai warga negara oleh Pemerintah Myanmar. Dan dimungkinkan difasilitasi UNHCR untuk ditempatkan ke negara ketiga yang bersedia menerima mereka," kata Tato Juliadin Hidayawan.

Gelombang pendaratan imigran etnis Rohingya tersebut berulang kali terjadi di Aceh sepanjang 2023 hingga 2025. Titik pendaratan di Aceh di Kabupaten Pidie, Kabupaten Aceh Besar, Kabupaten Aceh Timur, Kabupaten Bireuen, Kabupaten Aceh Utara, Kabupaten Aceh Selatan, dan Kota Sabang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Indonesia-Australia Perkuat...

Situ Cilangkap Disiapkan Menjadi Destinasi Unggulan  

43 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Situ Cilangkap Disiapkan Me...

Bogor Segera Ganti Angkot dengan Menyiapkan Biskita

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Bogor Segera Ganti Angkot d...
Megapolitan
Ratusan Ekor Kucing Disteri...

Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026

55 menit yang lalu | Rizky

Ekonomi
Menanti laporan MSCI, 23 Ju...
Petakan Musim Kemarau di Sumsel, Simak Peta Perkembangannya dari BMKG

Petakan Musim Kemarau di Sumsel, Simak Peta Perkembangannya dari BMKG

22 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.