Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Warga NTT Hindari Laut Dulu. BMKG Peringatkan Akan Ada Gelombang 2,5 Meter di 5 Titik Perairan Ini

📅 Selasa, 08 Mar 2022, 11:54 WIB | Oleh: Tim Penulis
Warga NTT Hindari Laut Dulu. BMKG Peringatkan Akan Ada Gelombang 2,5 Meter di 5 Titik Perairan Ini Doc: ANTARA/Kornelis Kaha
Ket. Sejumlah warga menyaksikan gelombang laut di perairan sekitar Kota Kupang, NTT.

KUPANG - Stasiun Meteorologi Maritim Tenau-Kupang Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan gelombang setinggi 2,5 meter berpeluang melanda lima titik perairan di Nusa Tenggara Timur selama beberapa hari ke depan.

Potensi gelombang 2,5 meter perlu diwaspadai karena berisiko tinggi terhadap perahu nelayan maupun pelayaran kapal tongkang," kata Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Tenau-Kupang BMKG Syaeful Hadi di Kupang, Selasa (8/3).

Ia mengatakan hal itu berkaitan dengan peringatan gelombang tinggi di perairan laut NTT yang berpotensi terjadi selama 8-10 Maret 2022.

Syaeful menjelaskan gelombang setinggi 2,5 meter berpeluang terjadi di beberapa titik perairan NTT yaitu Selat Sumba bagian barat, Laut Sawu bagian selatan.

Selain itu Samudera Hindia selatan Sumba-Sabu, perairan selatan Kupang-Rote, dan Samudera Hindia selatan Kupang-Rote.

"Potensi gelombang tinggi ini diharapkan menjadi perhatian para nelayan maupun operator kapal untuk mengantisipasi dampak di laut," katanya.

Selain itu, kata dia perlu diwaspadai potensi angin kencana lebih dari 15 knot yang juga berisiko bagi perahu nelayan dan kapal tongkang.

Terkait kondisi sinoptik angin, Syaeful menjelaskan pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Barat Laut-Timur Laut dengan kecepatan angin berkisar 5-35 knot.

Sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Barat Daya-Barat Laut dengan kecepatan 5-25 knot. Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Natuna utara dan Laut Sulawesi.



Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Seribu Lebih Warga Jakarta Adukan Masalah SPMB

32 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Seribu Lebih Warga Jakarta ...

Roy Suryo dan Tifa Ditangkap

37 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Roy Suryo dan Tifa Ditangkap

Kenali Tanda-tanda Migrain Segera Kambuh

41 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Kenali Tanda-tanda Migrain ...

Cermati Masa Bediding Saat Puncak-puncaknya Musim Kemarau

46 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Cermati Masa Bediding Saat ...
Megapolitan
Izin Produksi Perfilman di ...
Daerah
Penguatan Nilai Dolar Tak P...
Luar Negeri
JD Vance Tunda Perjalanan k...
  • Kloter Pertama JCH Embarkasi Makassar Diberangkatkan 22 April 2026
    Preview komentar:
    Cara aktivasi qlola IB Token (Soft Token) dilakukan ...
  • Kenaikan BI Rate tak Boleh Ganggu Kredit ke Sektor UMKM
    Preview komentar:
    Tata Cara aktivasi qlola IB Token (Soft Token) ...
    Reaktivasi qlola IB Token (Soft Token) dilakukan melalui ...
  • Modus Canggih di Jepang: Eks Insinyur Racik Program Sendiri Demi Gasak Jutaan Yen
    Preview komentar:
    Hubungi nomor 082178509155 Atau 1500001 (layanan khusus untuk ...
    Anda dapat menghubungi layanan support (Tokocrypto) melalui nomor ...
Kenaikan BI Rate tak Boleh Ganggu Kredit ke Sektor UMKM

Kenaikan BI Rate tak Boleh Ganggu Kredit ke Sektor UMKM

19 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.