Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PKL di Petak Sembilan Akan Direlokasi ke Pasar Glodok. Pemkot Jakarta Barat Beri Tiga Opsi ke Pedagang

📅 Rabu, 02 Mar 2022, 11:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
PKL di Petak Sembilan Akan Direlokasi ke Pasar Glodok. Pemkot Jakarta Barat Beri Tiga Opsi ke Pedagang Doc: ANTARA/Aditya Pradana Putra
Ket. Pedagang berjualan di atas trotoar Jalan Sulaiman, Rawa Belong, Jakarta Barat, DKI Jakarta, Rabu (22/1/2020).

JAKARTA - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat berencana merelokasi 160 pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Petak Sembilan, Taman Sari ke pasar Glodokuntuk mengembalikan fungsi jalan di daerah itu agar bisa dilalui warga kembali.

"Rencana kita akan relokasi 160 PKL ke Pasar Glodok untuk mengembalikan fungsi jalan di Petak Sembilan agar bisa dilalui warga," kata Camat Tamansari Agus Sulaeman saat dihubungi di Jakarta, Rabu (2/3).

Agus mengatakan, relokasi itu dilakukan lantaran jalan Petak Sembilan yang dipakai pedagang kaki lima (PKL) berjualan membuat mobil dan motor tidak bisa melintas.

Padahal, jalan tersebut diharapkan bisa dilalui kendaraan saat proyek pembangunan stasiun MRT di Taman Sari rampung.

Agus melanjutkan, mayoritas pedagang setuju untuk direlokasi setelah dalam pertemuan sebelumnya pihak kecamatan memberikan tiga opsi.

Opsi pertama, Agus menawarkan para PKL direlokasi ke Pasar Glodok yang berada di bawah naungan PD Pasar Jaya. Kedua, pihaknya menawarkan PKL untuk revitalisasi atau penataan.

"Kalau penataan harus mencari 'CSR' (tanggung jawab sosial perusahaan) dan carinya tidak gampang. Akhirnya, kalau mau ditata, saya bilang biayanya sendiri masing masing, mereka kelihatan tidak sanggup," jelas dia.

Opsi terakhir adalah penertiban.

Agus menilai para PKL lebih condong kepada pilihan relokasi ke Pasar Glodok.

Untuk merampungkan rencana tersebut, Agus beserta perwakilan PKL dan PD Pasar Jaya akan melakukan pertemuan pada Senin (7/3) untuk memastikan besaran harga sewa per kios.

"Kita mohon kepada PD Pasar Jaya juga supaya tidak terlalu membebankan pedagang. Jadi, saya harap jangan terlalu mahal," jelas dia.

PKL di kawasan ini adalah para penjual aneka makanan ringan, daging, ikan hingga sayur mayur. Mereka menempati bahu jalan di kanan kiri sehingga ditambah dengan para pembeli, jalan jadi tertutup.



Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Ekonomi
Koperasi Harus Bangkit! Fok...

Kerugian Besar Bangsa, Rumah Adat Sade Terbakar

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kerugian Besar Bangsa, Ruma...

Piala Super Jerman Jatuh ke Tangan Muenchen

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Super Jerman Jatuh ke...
Daerah
Program-program Unggulan Go...
Kemenekraf dan BI Perkuat Kolaborasi Pacu Pelaku Ekraf Naik Kelas

Kemenekraf dan BI Perkuat Kolaborasi Pacu Pelaku Ekraf Naik Kelas

22 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.