Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Peringatan BMKG yang Mengerikan, Cilegon Terancam Gempa Magnitudo 8,7 dan Tsunami 8 Meter dari Selat Sunda

📅 Kamis, 17 Feb 2022, 11:45 WIB | Oleh:
Peringatan BMKG yang Mengerikan, Cilegon Terancam Gempa Magnitudo 8,7 dan Tsunami 8 Meter dari Selat Sunda Doc: istimewa

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan akan adanya potensi gempa besar disertai tsunami dengan gelombang setinggi 8,28 meter dari Selat Sunda. Bencana itu berpotensi menghantam wilayah Kota Cilegon, Banten yang dekat dengan pesisir.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan terdapat 4 sumber potensi gempa bumi dan tsunami di area itu, Zona Sumber Gempa Megathrust berstatus rawan gempabumi dan tsunami. Kemudian, ada Zona Sesar Mentawai, Sesar Semangko, dan Sesar Ujung Kulon berstatus rawan gempa bumi dan tsunami.

Selanjutnya, terdapat Zona Graben Selat Sunda berstatus rawan longsor dasar laut yang berakibat membangkitkan tsunami. Dan terakhir, ada Gunung Anak Krakatau, potensi gunung tersebut terjadi erupsi, maka juga dapat memicu tsunami.

"Letak Cilegon yang berada di ujung barat Pulau Jawa, di tepi Selat Sunda selain strategis juga memiliki risiko bencana yang cukup besar jika sewaktu-waktu terjadi gempabumi dan tsunami," ujar Diwikorita di keterangan tertulisnya, Rabu (16/2).

Menurut pemodelan yang dilakukan BMKG, jika terjadi gempa yang bersumber di Zona Megathrust Selat Sunda, maka terdapat potensi gempa dengan kekuatan mencapai magnitudo 8,7.

Dari perkiraan BMKG, kawasan Cilegon akan terdampak guncangan mencapai skala intensitas VI-VII MMI, yang dapat menimbulkan kerusakan ringan, sedang, hingga berat.

Sementara itu, gempa berkekuatan besar tersebut berpotensi menimbulkan tsunami setinggi 8,28 meter. Kawasan Pelabuhan Merak, Kota Cilegon bakal terhempas jika itu terjadi.

Selanjutnya, adapun genangan tsunami diperkirakan mencapai jarak terjauh sekitar 1,5 km dari tepi pantai di Kelurahan Tegalratu, Kecamatan Ciwandan dan Kelurahan Warnasari, Kecamatan Citangkil di Kota Cilegon, yang merupakan kawasan dengan topografi landai.

Akibat dari kejadian tersebut lainnya yang bisa melanda Cilegon ialah kerusakan kawasan industri akibat gempa dan tsunami. Bisa berakibat sangat buruk jika zat kimia berbahaya menyebar di masyarakat.

"Bencana ikutan akibat gempabumi dan tsunami juga berpotensi terjadi di kawasan industri Cilegon, berupa kebakaran, sebaran zat kimia berbahaya, ledakan bahan kimia, ataupun tumpahan minyak," terangnya.

"Dapat menimbulkan kerugian berupa kerusakan infrastruktur, lingkungan, penyakit, cidera, bahkan kematian pada manusia," ujar Dwikorita.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
Megapolitan
Pemkot Bekasi Turun ke SPBU...
Daerah
Jaringan Ekstasi di Batam T...
Advertisement
Hasil Akhir Persija vs Arema FC: Macan Kemayoran Sikat Singo Edan 5-1, Rebut Puncak Klasemen Super League

Hasil Akhir Persija vs Arema FC: Macan Kemayoran Sikat Singo Edan 5-1, Rebut Puncak Klasemen Super League

21 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.