Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mineral Kritis Harus Beri Manfaat bagi Negara Pemilik

📅 Rabu, 21 Okt 2026, 03:05 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Mineral Kritis Harus Beri Manfaat bagi Negara Pemilik Doc: ANTARA/Fauzan
Ket. Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres.

JAKARTA - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres menegaskan bahwa mineral kritis yang menjadi komoditas kunci dalam transisi energi harus membawa timbal balik yang bermanfaat bagi negara berkembang sebagai pemilik.

“Kita harus memastikan bahwa negara-negara yang kaya akan mineral memperoleh porsi nilai ekonomi yang jauh lebih besar sambil membangun industri lokal, dan menciptakan pekerjaan yang layak,” kata Sekjen PBB dalam pernyataan yang disampaikan pada agenda “Foreign Policy Circle Talks” di Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI di Jakarta pada Senin (19/10).

Guterres menyoroti Indonesia, bersama sejumlah negara berkembang lainnya, memiliki kandungan mineral kritis yang begitu kaya dan berperan besar dalam menggerakkan revolusi energi terbarukan di tingkat global.

Sekjen PBB pun menekankan Indonesia bersama negara-negara senasib harus bisa mendapat manfaat ekonomi yang semakin besar dari komoditas mineral kritis yang mereka miliki.

“Tak ada lagi penjarahan, tak ada lagi eksploitasi,” katanya, menyoroti masa lalu kelam yang dihadapi Indonesia dan negara-negara berkembang akibat kolonialisme.

Sekjen PBB juga menekankan pentingnya peran Indonesia sebagai penghasil emisi gas rumah kaca terbesar keenam di dunia dalam mendorong transisi menuju energi terbarukan.

Terlebih, perubahan iklim terbukti membawa dampak besar mulai dari bencana kelaparan, ketidakstabilan ekonomi, hingga peningkatan suhu yang “melampaui batas 1,5 derajat Celsius dalam beberapa tahun ke depan”.

“Saya mengapresiasi keinginan Presiden Prabowo Subianto atas proyek pembangkit listrik tenaga surya 100 gigawatt serta target swasembada energi Indonesia untuk percepatan transisi,” tambahnya.

Guterres mengatakan percepatan transisi energi bersih dapat membawa keuntungan ekonomi dalam bentuk industrialisasi, penciptaan lapangan kerja, ketahanan energi, dan peningkatan daya saing.

Di samping itu, Sekjen PBB menekankan pentingnya peran serta bantuan negara-negara maju untuk mendukung negara-negara berkembang dalam memajukan transisi serta ketahanan energi.

Kebijakan Hilirisasi

Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR) Fabby Tumiwa mengatakan, apa yang disampaikan Sekjen PBB adalah argumen yang selama bertahun-tahun telah dijalani Indonesia melalui kebijakan hilirisasi.

“Indonesia sudah bertahun-tahun menjalani argumen ini. Kebijakan hilirisasi nikel kita bertumpu pada logika yang sama, berhenti mengekspor bijih mentah dan menangkap nilai tambah lebih besar di dalam negeri,” kata Fabby.

Fabby menjelaskan, logika tersebut diwujudkan melalui pemurnian, pengolahan, hingga pembangunan rantai pasok baterai di dalam negeri. Hasilnya sudah terlihat pada peningkatan pendapatan ekspor dan masuknya investasi industri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
DEMONSTRASI

Prancis Perpanjang Jam Malam

53 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Prancis Perpanjang Jam Malam

Alexandra Eala Akhiri Tren Buruk

1.5 jam yang lalu | Sujar

Olahraga
Alexandra Eala Akhiri Tren ...
Olahraga
Bayern Versus Arsenal, Laga...
Megapolitan
Pembahasan Anggaran Jangan ...
Advertisement
Seluruh Penumpang KMP Batumandi Berhasil Dievakuasi

Seluruh Penumpang KMP Batumandi Berhasil Dievakuasi

20 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.