Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

33 Kapal TCG di Tual Diproyeksikan Hasilkan 9.458 Ton Ikan per Tahun, Segini Potensinya

📅 Selasa, 29 Sep 2026, 05:21 WIB | Oleh:
33 Kapal TCG di Tual Diproyeksikan Hasilkan 9.458 Ton Ikan per Tahun, Segini Potensinya Doc: Antara foto/HO Pemprov Maluku
Ket. Kapal TCG kerja sama RI-RRT yang beroperasi di Zona 03 diproyeksikan menghasilkan sekitar 9.458,20 ton per tahun.

AMBON - Pemerintah Provinsi Maluku memproyeksikan 33 kapal Technical Cooperation Guidelines (TCG) di Zona 03 Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI) 718, Tual, menghasilkan produksi perikanan 9.458,20 ton per tahun.

Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa dalam keterangan yang diterima di Ambon, Senin (28/9), mengatakan kerja sama perikanan tangkap RI-RRT melalui skema TCG menjadi salah satu peluang meningkatkan produksi sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat di daerah.

"Sebanyak 33 unit kapal TCG yang beroperasi di Zona 03 diproyeksikan menghasilkan sekitar 9.458,20 ton per tahun," kata dia.

Menurut dia, komoditas yang menjadi sasaran kegiatan penangkapan antara lain udang, ikan pelagis, ikan demersal, dan cumi-cumi.

Ia mengatakan peningkatan aktivitas perikanan tangkap perlu diikuti penguatan rantai usaha di daerah agar manfaat ekonomi tidak hanya berasal dari kegiatan penangkapan, tetapi juga membuka peluang bagi tenaga kerja dan pelaku usaha lokal.

Kerja sama RI-RRT tersebut juga diproyeksikan membuka sekitar 500 kesempatan kerja bagi anak buah kapal (ABK) serta tenaga kerja darat yang mendukung kegiatan bongkar muat, operasional kapal, penanganan hasil perikanan, dan aktivitas pendukung di pelabuhan.

"Dengan bertambahnya aktivitas kapal, kebutuhan terhadap tenaga kerja dan jasa pendukung di pelabuhan juga ikut meningkat," ujarnya.

Selain tenaga kerja, peningkatan produksi perikanan membutuhkan dukungan sarana penyimpanan hasil tangkapan.

Data Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Maluku mencatat kapasitas cold storage di sejumlah pelabuhan, antara lain PPN Ambon sebesar 5.233 ton, PP PT SIS 4.200 ton, PP Benjina 400 ton, dan PP Tual 225 ton.

DKP Maluku juga mencatat nilai ekspor perikanan hingga September 2026 mencapai sekitar Rp881,59 miliar atau meningkat 5,7 persen, dengan tujuan ekspor ke delapan negara.

Lewerissa menekankan pengembangan perikanan tangkap perlu diarahkan pada penguatan ekonomi lokal, termasuk keterlibatan nelayan, UMKM, koperasi, dan pelaku usaha daerah.

Pengelolaan yang berkelanjutan, kata dia, juga diperlukan agar peningkatan aktivitas produksi perikanan tetap menjaga keberlanjutan sumber daya laut dan memberikan manfaat bagi masyarakat Maluku dalam jangka panjang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Olahraga
Indonesia Imbang Lawan Mala...

Penataan dan Penertiban Kabel Utilitas di Jakarta

31 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Penataan dan Penertiban Kab...
Daerah
Calon Pekerja Migran Bali B...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.