Warga Tetap Harus Waspada, Kegempaan Vulkanik Anak Krakatau Kembali Tidak Beraktivitas
📅 Senin, 07 Feb 2022, 13:49 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA /Mansyur Suryana
Serang - Kegempaan vulkanik Gunung Anak Krakatau ( GAK) yang berada di Perairan Selat Sunda antara Provinsi Banten dan Lampung kini kembali tidak beraktivitas, padahal pada Minggu (6/2) ketinggian asap mencapai 1.500 meter.
"Kami melihat sepanjang dini hari sampai pagi ini belum tercatat gempa letusan," kata Kepala Pos Pemantau Gunung Anak Krakatau ( GAK) di Pasauran Anyer,Banten, Deni Mardiono, Senin.
Meski Anak Krakatau tidak kembali beraktivitas, namun masyarakat tetap mewaspadai.
Aktivitas Gunung Anak Krakatau sepanjang Minggu (6/2) terekam visual seismograf tercatat tujuh kali letusan dan asap ketinggian 1.500 meter.
Selain itu jugahembusan berkisar antara 25 sampai 50 meter juga dengan amplitudo 0,5 - 42 mm, delapan kali vulkanik dangkal dan tujuh kali hembusan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dengan demikian, kini status Anak Krakatau waspada level II, sehingga nelayan maupun pelaku pelayaran tidak boleh mendekati kawah gunung karena bisa membahayakan.
Mereka hanya diperbolehkan dua kilometer dari kawah gunung sehubungan terjadi erupsi hingga letusan tujuh kali.
Masyarakat diminta waspada dengan mengikuti anjuran yang dikeluarkan pemerintah daerah setempat.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kami minta masyarakat tetap tenang juga tidak mudah menerima informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan atau berita hoaks, " katanya menjelaskan.
Ia mengatakan, letusan erupsi GAK yang terjadi Minggu (6/2) relatif kecil dan merupakan siklus periode empat tahunan.
Kegemparan vulkanik yang memicu peningkatan erupsi letusan GAK sebetulnya sudah terjadi sejak tanggal 3 Februari 2022.
Saat ini, ketinggian Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda 158 meter dari sebelumnya 338 meter.
Namun, kata dia, letusan GAK itu tidak terekam mengeluarkan suara dentuman.
Kami berharap masyarakat pesisir tetap tenang dan tetap waspada," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!