Tradisi Unik Perayaan Natal Sebelum Pandemi di Berbagai Negara di Eropa
📅 Jumat, 24 Des 2021, 11:45 WIB | Oleh: Zulfikar Ali Husen
Doc: istimewa
Kebiasaan perayaan Natal bukan hanya seperti di layar tv tentang Sinterklas, menghias pohon Natal, memberikan kado, atau menyantap kue.
Sejumlah negara di Eropa memiliki tradisi dan kebiasaan perayaan Natal yang unik dan berbeda dari biasanya.
Tradisi ini merupakan aktifitas yang dilakukan sebelum pandemi di beberapa negara. Berikut tradisi yang hadir dalam perayaan kemeriahan natal sebelum pandemi.
Memberikan kado jelek di Jerman
Di Jerman ada tradisi perayaan Natal yang tergolong baru. Tradisi ini dikenal dengan nama Schrottwichteln dan populer di kalangan generasi muda atau di tempat kerja.
Sebaiknya Anda baca juga:
Schrottwichteln secara harafiah berarti "Santa Rahasia sampah". Tradisi ini mudah saja. Sesuai dengan namanya, mereka yang berpartisipasi akan beraksi seperti Sinterklas, membagi-bagikan hadiah secara rahasia.
Namun bukan hadiah yang bagus yang akan diberikan, melainkan hadiah yang jelek, bekas, aneh, dan tidak berguna. Barang tersebut kemudian dibungkus dengan rapi dan cantik.
Banyak orang yang menggunakan tradisi ini sebagai momen untuk membuang barang-barang tua dari rumah mereka. Idenya adalah untuk memberikan hadiah sejelek mungkin, mulai dari lampu yang rusak sampai kalender tahun tersebut yang tanggalnya sudah hampir habis.
Sebaiknya Anda baca juga:
Setiap Sinterklas di Prancis harus membalas surat anak-anak
Pernahkah kamu mengirimkan surat ke Sinterklas dan bertanya-tanya apakah suratmu sampai? Kalau kamu tinggal di Prancis, kamu akan tahu jawabannya.
Prancis memiliki sebuah peraturan bahwa setiap surat yang ditujukan kepada Sinterklas harus dibalas. Peraturan ini sudah ada sejak 1962. Anak-anak biasanya menuliskan surat kepada Sinterklas sebelum Natal dan akan mengirimkannya lewat kotak-kotak surat yang sudah ditentukan. Ada tim khusus yang bekerja untuk membalas jutaan surat tersebut.
Pada malam Natal, anak-anak akan meletakkan wortel dan permen di dalam sepatu mereka untuk makanan hewan milik Sinterklas. Sebagai gantinya, mereka akan mendapatkan hadiah dan kartu pos balasan surat mereka.
Ada setan Natal di Austria
Natal tidak selalu berhubungan dengan yang indah-indah. Setidaknya itulah yang dialami anak-anak di Austria. Mereka yang hidup dekat dengan Pegunungan Alpen ini harus dihantui rasa ngeri akan datangnya Krampus, sebuah figur setan yang jahat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!