Kesiapan Infrastruktur Kunci Hadapi Lonjakan Mobilitas
📅 Rabu, 24 Des 2025, 03:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan antisipasi cuaca dan kesiapan infrastruktur menjadi kunci dalam menghadapi lonjakan mobilitas pada libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Dia menyampaikan bahwa lonjakan mobilitas masyarakat pada masa Nataru telah diprediksi sejak awal, sehingga mitigasi risiko, termasuk antisipasi kondisi cuaca, menjadi perhatian serius pemerintah. Koordinasi dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terus diperkuat guna memastikan kesiapan seluruh simpul transportasi hingga Januari mendatang.
“Setiap tahun kita menghadapi peningkatan perjalanan masyarakat. Karena itu, kewaspadaan terhadap cuaca dan kesiapan infrastruktur menjadi kunci. Pemerintah juga menghadirkan kebijakan untuk meringankan biaya perjalanan agar masyarakat dapat bepergian dengan aman, nyaman dan terjangkau,” ujar AHY dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (23/12).
Dirinya menambahkan, kelancaran transportasi selama Nataru tidak hanya berdampak pada mobilitas masyarakat, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi daerah. Aktivitas perjalanan diyakini akan mendorong perputaran ekonomi riil, termasuk bagi pelaku UMKM di berbagai wilayah.
Direktur Operasi PT Pelabuhan Indonesia (Persero)atau Pelindo Putut Sri Muljanto menjelaskan bahwa Pelindo telah menyiapkan langkah operasional untuk memastikan kelancaran arus penumpang dan logistik di seluruh pelabuhan selama periode Nataru.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pada periode Nataru tahun ini, jumlah penumpang diproyeksikan mencapai sekitar 2 juta orang, meningkat sekitar 5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan signifikan tercatat di wilayah Tanjung Pinang, Tanjung Balai Karimun, serta sejumlah pelabuhan di kawasan timur Indonesia seperti Ternate, Kupang, Ambon, Manado dan Papua.
1,18 Juta Penumpang
AdapunPT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, telah melayani pergerakan penumpang sebanyak 1.182.490 orang dengan total pergerakan pesawat mencapai 7.811 movement selama periode 15 hingga 21 Desember 2025.
Sebaiknya Anda baca juga:
General Manager Kantor Cabang Utama Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Heru Karyadi di Tangerang, Senin (22/12), mengatakan puncak arus libur Tahun Baru 2026 diprediksi terjadi pada 28 Desember 2025 dengan proyeksi 1.141 pergerakan pesawat dan 181.888 penumpang.
Sementara itu, puncak arus balik Nataru diperkirakan berlangsung pada 4 Januari 2026. Selama periode Nataru, destinasi domestik dengan pergerakan penumpang tertinggi meliputi Denpasar (DPS), Surabaya (SUB), Makassar (UPG), Kualanamu (KNO), dan Palembang (PLM). Adapun destinasi internasional didominasi oleh Singapura (SIN) dan Kuala Lumpur (KUL), diikuti Jeddah (JED), Don Mueang (DMK), dan Penang (PEN).
Sementara itu, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memproyeksikan sebanyak 1,45 juta pergerakan wisatawan mancanegara (wisman) akan berkunjung ke sejumlah destinasi wisata selama periode libur Nataru.
“Kami memprediksikan untuk wisatawan mancanegara ada sekitar 1,45 juta, untuk periode Nataru ini,” kata Menpar)Widiyanti Putri Wardhana dalam kunjunganya ke Bandara Soetta, Selasa.
Selain wisman, pada periode libur akhir tahun ini terdapat 128 juta wisatawan nusantara (wisnu) juga bergerak dalam perjalanan destinasi wisata. “Kemudian kalau untuk yang naik pesawat (wisatawan) itu sekitar 3,4 juta orang,” ujar dia.
Dijelaskannya, dari proyeksi jutaan pergerakan wisatawan di tanah air selama periode Nataru ini diprediksi akan mendominasi kunjungan destinasi ke daerah Bali, Surabaya, Jawa Timur, Jawa Tengah hingga Sumatera. Ant/S-2
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!