Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Kolaborasi Universitas Moestopo & BPJS Kesehatan

📅 Jumat, 29 Okt 2021, 15:27 WIB | Oleh:
Kolaborasi Universitas Moestopo & BPJS Kesehatan Doc: ISTIMEWA
Ket. universitas moestopo

JAKARTA - Pandemi Covid-19 yang telah melanda dunia 2 tahun terakhir memberi dampak besar di berbagai lini kehidupan. Salah satunya pada pelayanan kesehatan gigi dan mulut karena risiko yang besar terhadap penularan Covid-19.

"Kenyataan ini berefek pula pada Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) FKG Universitas Prof Dr Moestopo yang tetap harus memberi pelayanan pada pasien umum. Hal itu riskan karena berpotensi terjadi penularan Covid-19 dari pasien positif dengan kasus darurat," kata Rektor Universitas Moestopo, Prof Dr Rudy Harjanto, M.Sn, di Jakarta, Jumat (29/10).

Namun pelayanan kesehatan tetap harus diberikan, sambil membuat langkah untuk meminimalisasi risiko penularan dan menciptakan balancing act.

Di sisi lain, pada RSGM juga ada peserta didik yang tengah memperdalam ilmu dengan terjun langsung membantu masyarakat. Penurunan jumlah layanan pun memprihatinkan dalam rangka mencapai kompetensi peserta didik program profesi maupun spesialis.

"Pandemi yang menyebabkan banyak efek pada kehidupan sosial, kesehatan, dan pendidikan ini membuat tugas kita menjadi lebih berat. Namun, saya harap jangan jadikan ini sebagai hambatan, tapi tantangan," tambah Rudy.

Rudy yang berbicara dalam webinar "Optimalisasi Peran Rumah Sakit Gigi dan Mulut dalam Pelayanan Kesehatan dan Pendidikan pada Masa Pandemi Covid-19" menyatakan, salah satu solusi sangat membantu adalah kerja sama dengan BPJS Kesehatan. Sebab saat ini rumah sakit pemerintah maupun swasta yang menjadi mitra BPJS Kesehatan terlihat lebih dapat optimal dalam melayani di masa pandemi Covid-19.

Sementara itu, Dekan FKG UPDM, Prof Dr drg Burhanuddin Daeng Pasiga, M.Kes, menjelaskan bahwa RSGM Pendidikan mempunyai misi pendidikan dan pelayanan.
"Karena RSGM Moestopo lahir sebagai wahana tempat praktik skill calon dokter gigi," ujarnya.

Hal ini tentu sejalan dengan visi pendiri Universitas Moestopo yang ingin aktif dalam pengabdian kepada masyarakat. Dengan dukungan BPJS ke depannya diharapkan dapat lebih luas dalam melayani masyarakat.

Di sisi lain Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan, Prof Abdul Kadir, memaparkan tentang tugas pemerintah dalam melayani kesehatan yang prima bagi seluruh lapisan masyarakat. "Pandemi Covid-19 memberi sesuatu positif, di mana kesehatan menjadi isu prioritas publik," katanya.

Pemerintah menyadarkan semua pihak mengenai pentingnya resiliensi kesehatan. Akhirnya membuat sistem kesehatan bertransformasi ke arah yang lebih baik. "Ekosistem pelayanan kesehatan masa depan haruslah dengan pendekatan patient centered," katanya.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti menambahkan, RSGM dan BPJS Kesehatan diharapkan bisa bekerja sama lebih erat. Tujuannya agar dapt melayani masyarakat dengan lebih baik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
Advertisement
jjroyal-luwak
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Rumor Kim Jong-un Meninggal karena Perdarahan Otak di Beijing Memanas, Muncul Foto Hadir di Pameran - Adiknya Diklaim Rebut Kekuasaan dan 9.000 Tentara Tiongkok Dikirim ke Korut

Rumor Kim Jong-un Meninggal karena Perdarahan Otak di Beijing Memanas, Muncul Foto Hadir di Pameran - Adiknya Diklaim Rebut Kekuasaan dan 9.000 Tentara Tiongkok Dikirim ke Korut

20 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.