Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang Gaungkan PHBS Jadi Gaya Hidup

📅 Selasa, 20 Okt 2026, 14:45 WIB | Oleh:
Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang Gaungkan PHBS Jadi Gaya Hidup Doc: Prokopim Kota Tangerang

TANGERANG - Hidup bersih dan sehat bukan sekadar menjaga lingkungan tetap rapi, tetapi membangun kebiasaan baik yang dimulai dari rumah dan dilakukan setiap hari. Untuk mewujudkannya, jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memperkuat pembinaan kewilayahan, sekaligus memastikan pelayanan publik dan kepedulian terhadap lingkungan agar terus berjalan, yang dilaksanakan pada Senin (19/10).

Wali Kota Tangerang, H Sachrudin, saat memimpin langsung pembinaan di Kantor Kecamatan Karawaci, mengingatkan pentingnya kedisiplinan aparatur, pelayanan yang berkualitas, serta edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan Gerakan Indonesia ASRI.

Menurut Sachrudin, kebiasaan hidup bersih dan sehat perlu tumbuh dari kesadaran masyarakat, bukan sekadar mengikuti imbauan atau memenuhi penilaian Adipura. Karena itu, aparatur wilayah hingga tingkat RT dan RW memiliki peran penting dalam mengajak serta mendampingi warga.

“Yang terpenting adalah membangun kesadaran masyarakat untuk hidup bersih dan sehat secara mandiri dan berkelanjutan. Peran camat, lurah, RW, RT, hingga Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) sangat penting karena mereka berinteraksi langsung dengan warga,” ujar dia.

Sachrudin menegaskan, menjaga kebersihan tidak boleh hanya dilakukan saat ada penilaian atau demi meraih penghargaan. Lebih dari itu, kebersihan harus menjadi budaya bersama yang dijaga secara konsisten demi kesehatan dan kenyamanan masyarakat.

Pada waktu yang sama, Wakil Wali Kota Tangerang, H Maryono, didampingi Sekretaris Daerah Kota Tangerang, H Herman Suwarman, melakukan monitoring dan pembinaan di Kecamatan Karang Tengah, Cipondoh, dan Larangan.

Maryono, menekankan bahwa lingkungan yang bersih perlu diiringi pelayanan publik yang responsif. Untuk itu, seluruh aparatur kewilayahan harus menjaga kedisiplinan, tanggap terhadap aspirasi warga, serta sigap dalam menangani persoalan di lapangan.

“Kunci pelayanan prima dan lingkungan yang bersih adalah kekompakan serta responsivitas aparatur. Seluruh jajaran harus sigap mendengarkan aspirasi warga dan konsisten menjaga kebersihan serta ketertiban lingkungan,” ungkap dia.

Ia juga mengajak masyarakat memulai PHBS dari hal-hal sederhana, seperti membuang sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan rumah dan lingkungan, melakukan penghijauan, serta memelihara keamanan dan ketertiban.

“Mari kita jaga kebersihan dan lakukan penghijauan di lingkungan masing-masing. Mulai dari kebiasaan sederhana, kita wujudkan lingkungan yang semakin asri, sehat, dan nyaman bagi keluarga,” ajak Maryono.

Melalui pembinaan berkelanjutan dan peran aktif warga, diharapkan dapat menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik, dengan PHBS menjadi kebiasaan yang tumbuh dari setiap rumah. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
Advertisement
jjroyal-luwak
pasang iklan di koran jakarta
Rona
Nama Lionel Messi Diabadika...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Rumor Kim Jong-un Meninggal karena Perdarahan Otak di Beijing Memanas, Muncul Foto Hadir di Pameran - Adiknya Diklaim Rebut Kekuasaan dan 9.000 Tentara Tiongkok Dikirim ke Korut

Rumor Kim Jong-un Meninggal karena Perdarahan Otak di Beijing Memanas, Muncul Foto Hadir di Pameran - Adiknya Diklaim Rebut Kekuasaan dan 9.000 Tentara Tiongkok Dikirim ke Korut

20 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.