Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov NTB Bangun Karakter Masyarakat Melalui Kebudayaan Lokal

📅 Minggu, 18 Okt 2026, 15:53 WIB | Oleh:
Pemprov NTB Bangun Karakter Masyarakat Melalui Kebudayaan Lokal Doc: ANTARA/Novia Aulia
Ket. Sejumlah seniman menampilkan pertunjukan tari kipas asmara dalam acara pementasan Atraksi Budaya NTB 2026 di gedung teater tertutup Taman Budaya NTB, Mataram, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (17/10).

MATARAM -- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) membangun karakter masyarakat melalui pemajuan kebudayaan lokal dengan mengangkat kesenian dan tradisi suku asli setempat sebagai bagian dari penguatan identitas daerah.

Kepala Dinas Kebudayaan NTB Muhamad Ikhwan di Mataram, Minggu, mengatakan kebudayaan memiliki peran penting dalam membangun jiwa masyarakat sekaligus menanamkan nilai-nilai lokal agar tetap hidup di tengah perubahan zaman.

"Melalui Dinas Kebudayaan, Gubernur NTB menitipkan dua hal, yakni bangunlah badannya dan bangunlah jiwanya. Jiwa itulah yang kami bangun melalui kebudayaan agar nilai-nilai NTB kembali hadir di tengah-tengah kita," ujar dia.

Ikhwan menuturkan upaya pemajuan kebudayaan menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk menjaga keberlanjutan nilai-nilai tradisi sekaligus memperkuat karakter masyarakat Nusa Tenggara Barat.

Ia menegaskan bahwa generasi muda tidak hanya menjaga warisan budaya nenek moyang, tetapi turut melahirkan karya-karya budaya yang dapat diwariskan kepada generasi mendatang.

Pada Sabtu malam, 17 Oktober 2026, sebuah pentas atraksi budaya dan tradisi suku Sasak, Sawama, dan Mbojo digelar di gedung teater tertutup Taman Budaya NTB yang terletak di Kota Mataram.

Pementasan atraksi budaya tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Kebudayaan Nasional. Kegiatan itu menjadi wadah untuk menampilkan beragam kesenian dan kearifan tradisi lokal dari berbagai kelompok masyarakat di Nusa Tenggara Barat.

Peringatan Hari Kebudayaan Nasional di NTB diisi dengan kunjungan kepada maestro seni, pementasan wayang Sasak, pembersihan cagar budaya, serta perlombaan olahraga dan permainan tradisional.

Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan, merawat, dan menjaga keberlanjutan kebudayaan lokal NTB melalui keterlibatan berbagai unsur masyarakat.

Berdasarkan pemberitaan sebelumnya, Dewan Kebudayaan NTB saat ini tengah penyusunan haluan pemajuan kebudayaan daerah untuk periode 2027 sampai 2045 yang bertujuan menciptakan kesinambungan kebijakan agar pembangunan kebudayaan tidak berjalan zigzag dan mampu mendukung pencapaian visi Indonesia Emas pada tahun 2045.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Megapolitan
Pemkab Bekasi Kebut Pekerja...
Megapolitan
BPBD: 253 Unit Rumah Rusak ...
Advertisement
Prancis Bosah-baseh, Apple, Louis Vuitton, Hermes, dan Rolex Dijarah

Prancis Bosah-baseh, Apple, Louis Vuitton, Hermes, dan Rolex Dijarah

18 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.