Demo 20 Oktober di Jakarta, Cek Daftar Jalan Padat dan Rute Alternatif
📅 Selasa, 20 Okt 2026, 09:15 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohJAKARTA - Sejumlah ruas jalan di Jakarta berpotensi mengalami kepadatan pada Selasa (20/10/2026) seiring rencana aksi unjuk rasa mahasiswa dan kelompok masyarakat sipil untuk memperingati dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Polda Metro Jaya bersama Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyiapkan sejumlah rute alternatif untuk mengantisipasi kemacetan dan menjaga kelancaran mobilitas masyarakat.
Rekayasa lalu lintas akan diberlakukan secara situasional dengan mempertimbangkan perkembangan kondisi di lapangan. Kawasan yang menjadi perhatian meliputi Monumen Nasional (Monas), Jalan Jenderal Sudirman, Jalan MH Thamrin, serta Gedung DPR/MPR RI.
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Firman Darmansyah mengatakan, kepadatan diperkirakan terjadi di sejumlah ruas jalan yang berdekatan dengan lokasi penyampaian pendapat. Pengendara diminta mengantisipasi perubahan arus lalu lintas selama aksi berlangsung.
“Diperkirakan akan terjadi kepadatan serta rekayasa arus lalu lintas secara situasional di sekitar Monas, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan MH Thamrin, dan DPR/MPR RI,” ujar Firman, Senin (19/10/2026).
Berdasarkan informasi Polda Metro Jaya, sejumlah ruas utama yang perlu diantisipasi antara lain Jalan Medan Merdeka Selatan, Jalan Jenderal Sudirman, khususnya dari Bundaran HI hingga Dukuh Atas, serta Jalan Gatot Subroto di depan Gedung DPR/MPR RI. Pengguna jalan disarankan memantau kondisi lalu lintas sebelum berangkat agar dapat menyesuaikan perjalanan.
Sebaiknya Anda baca juga:

Di kawasan Monas, potensi kepadatan dapat terjadi di sejumlah ruas berikut:
- Jalan Medan Merdeka Barat
- Jalan Medan Merdeka Timur
- Jalan Perwira
- Jalan Abdul Muis
- Jalan Budi Kemuliaan
- Jalan H. Fachrudin
- Jalan M.I. Ridwan Rais
- Jalan Menteng Raya
- Jalan Kebon Sirih
- Jalan Majapahit
Sementara itu, di sekitar Bundaran HI dan Jalan Jenderal Sudirman, pengendara perlu mewaspadai kepadatan di Jalan MH Thamrin, Jalan KH Mas Mansyur, Jalan Imam Bonjol, Jalan Bendungan Hilir, Jalan Pejompongan Raya, serta Jalan Penjernihan I dan II. Adapun di sekitar Gedung DPR/MPR RI, titik yang berpotensi terdampak meliputi Jalan Gatot Subroto, kawasan Semanggi, Jalan Gerbang Pemuda, Jalan Asia Afrika, dan Jalan Pintu Satu Senayan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Untuk mengurangi dampak kepadatan, polisi menyiapkan beberapa jalur alternatif yang dapat digunakan sesuai arah perjalanan. Pengendara dari Simpang Semanggi menuju Slipi dapat melintasi Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Bendungan Hilir, dan Jalan Pejompongan sebelum melanjutkan perjalanan ke Jalan Letjen S. Parman.
Pengguna jalan dari Jalan Gatot Subroto menuju Slipi dapat memilih jalur melalui Jalan Gerbang Pemuda, Jalan Patal Senayan, dan Jalan Tentara Pelajar, kemudian melanjutkan perjalanan ke Jalan Letjen S. Parman. Pemilihan rute perlu disesuaikan dengan kondisi lalu lintas terkini dan arahan petugas di lapangan.
Bagi pengendara dari Jakarta Barat yang hendak menuju Monas, jalur alternatif yang disiapkan meliputi Jalan Tomang Raya dan Jalan Suryopranoto, kemudian menuju Lampu Merah Harmoni. Sementara itu, pengendara dari Jakarta Selatan dapat melalui Jalan Kapten Tendean, Jalan HOS Cokroaminoto, dan Tugu Tani sebelum melanjutkan perjalanan ke kawasan Monas.
Adapun pengguna jalan dari Jakarta Timur dapat melintasi Jalan Jatinegara dan Jalan Kramat Raya, kemudian menuju Tugu Tani sebelum melanjutkan perjalanan ke Monas. Masyarakat diimbau mempertimbangkan jalur alternatif tersebut untuk menghindari ruas jalan yang berpotensi mengalami kepadatan.
Firman mengimbau masyarakat agar mengatur waktu perjalanan, menyesuaikan rute, serta menghindari kawasan terdampak apabila tidak memiliki kepentingan mendesak. Pengendara juga diminta mengikuti petunjuk petugas apabila rekayasa lalu lintas mulai diberlakukan.
“Diimbau untuk menggunakan rute alternatif lain, mengatur waktu perjalanan dan ikuti petunjuk serta arahan petugas di lapangan,” kata Firman.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!